BBC, Serang – Ribuan masyarakat Kota Serang menyambut meriah acara Kirab Juara Umum MTQ Nasional ke-XXVI yang digelar Pemprov Banten dijalur protokol Kota Serang, Selasa, 9/8/2016. Cuaca panas tak menyurutkan warga untuk menyambut pawai kemenangan kafilah banten meraih juara umum MTQ Nasional tahun 2016 di Nusa Tenggara Barat. Saat iring-iringan rombongan mobil hias membawa piala bergilir presiden, warga tak sungkan melambaikan tangannya menyambut Gubernur Banten Rano Karno dan Istri yang berada dirombongan paling depan.
Mengambil start dari kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri hingga halaman Museum Negeri Banten (Ex Pendopo Gubernur), pawai diikuti puluhan kendaraan dari kafilah Banten, pengurus LPTQ Bantan, rombongan dari Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dilingkungan Pemprov Banten serta instansi vertikal.
Sesekali terdengar teriakan takbir dan penyemangat dari warga saat menyambut rombongan kirab. “Hidup Banten. Banten Juara MTQ,” teriak warga.
Gubernur yang didampingi Sekda Banten Ranta Suharta yang berada di atas mobil pengangkut Piala Presiden membalas lambaian tangan warga. Sesampainya di depan gerbang Museum Negeri Banten, Gubernur dan Sekda turun dari kendaraan dan menyalami sejumlah warga yang berjejer di pinggir jalan.
Gubernur dan Sekda selanjutnya menyerahkan piala kepada sejumlah tokoh masyarakat yang sudah menanti kehadiran rombongan kirab. Tokoh masyarakat tersebut di antaranya Prof MA Tihami, Embay Mulya Syarief, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah.
“Kita serahkan pialanya kepada tokoh masyarakat,” kata Gubernur saat menyalami para tokoh masyarakat.
Gubernur Rano Karno mengapresiasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banten yang terus membina qori/qoriah hingga kafilah Banten meraih juara umum pada MTQ tingkat Nasional di Nusa Tenggara Barat (NTB). Meski belum memiliki gedung sendiri, LPTQ Banten dinilai telah menunjukkan kinerjanya dalam membina qori/qoriah.
“Berkat pembinaan yang terus menerus hingga mendatangkan qori/qoriah tingkat nasional untuk melatih, kafilah Banten akhirnya bisa meraih juara umum,” kata Gubernur saat memberi sambutan di Halaman Museum Negeri Banten.
Gubernur mengingatkan agar keberhasilan ini mampu memacu pengurus LPTQ Provinsi maupun kabupatendan kota untuk terus melakukan pembinaan agar juara umum bisa dipertahankan pada event serupa pada tahun 2018 mendatang di Sumatera Utara.
“Mari mulai sekarang persiapkan anak-anak kita, seluruh cabang dan lomba. Mudah-mudahan qori/qoriah kita yang juara bisa mewaliki Indonesia tingkt international.
Lakukan terus pembinaan. Semoga qori/qoriah kita yang juara di tingkat nasional juga bisa berprestasi di tingkat internasional,” harapnya.
Pada kesempatan ini Gubernur Banten juga secara simbolis menyerahkan bonus kepada peserta yang telah meraih medali pada ajang MTQ Nasional. Pemprov juga menjanjikan bonus umroh untuk peserta yang berprestasi.
“Saya sebagai gubernur berjanji memberangkatkan seluruh peserta yang berjumlah 43 orang ditambah pembina hampir 70 orang untuk berangkt umroh dan mudah-mudahan ini menjadi pemecut kafilah. Insyallah pada tahun 2018 bonusnya menjadi 200juta,” sambung Gubernur.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, selamat berjuang, selamat berkerja, selamat mengabdi kepada provinsi yang kita cintai ini,” tambahnya.
Ketua LPTQ Banten sekaligus Sekda Banten Ranta Suharta mengatakan, keberhasilan banten meraih juara umum tidaklah lahir dengan serta merta atau diraih secara kebetulan.
“Sukses ini buah dari kerja keras, kerja cerdas dari segenap kompnen yang terlibat dalam proses penyiapan duta-duta Banten yang bermutu dan kompetitif,” jelas Sekda.
Sekda menyadari, prestasi ini tidak mungkin dapat diwujudkan tanpa peran serta dan dukungan dari segenap lapisan masyarrakat banten. Untuk itu, pihaknya mengucapkan syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan sumbangsih nyata demi kesuksesan kafilah banten pada ajang MTQ Nasional tahun ini.
“Secara khusus apresiasi dan penghargaan untuk bapak gubernur yang telah memberikan dukungan luar biasa kepada kafilah banten,bahkan telah berkenan meninjau secara langsung dan memotivasi peserta disetiap arena lomba. Begitu juga kepada bupati dan walikota se-banten, pengurus LPTQ, kepala SKPD, alim ulama serta segenap lapisan masyarakat atas doa dan dukungannya yang tak terhingga,” ucap Sekda. (1-1/ Hms)

































