BBC, Serang – Partai Nasdem Banten mengaku belum bisa mengambil keputusan apapun terkait dengan dukungan kepada salah satu calon maupun koalisi partai yang akan dibangun atau digagas oleh salah satu partai seperti PPP.
“Kami belum menentukan sikap, sepanjang belum adarahan apapun dari pimpinan partai ditingkat pusat. Mengenai koalisi ataupun memberikan dukungan kepada salah satu partai, kita masih tunggu dari DPP. Mudah-mudahan kami akan mendapatkan jawaban dari DPP , akhir bulan ini,” kata Sekretaris DPD Nasdem Banten, Aris Halawani, Kamis, 11/8/2016.
Aries menjelaskan, saat ini pihaknya belum mau berkomentar banyak mengenai dukungan dna koalisi kepada salah satu kandidat atau partai. Alasanya, sepanjang belum ada deklarasi bersama, segala kemungkinan itu masih bisa berubah.
“Partai Nasdem sangat jelas dan payuh dengan aturan DPP. Walaupun kami didaerah btelah berharap dan memojon agar kader internal yang diusung, tetapi kalau DPP sudah mengeluarkan mandatnya, kita harus patuh,” ujar Aries
Aris juga masih sedikit ada keraguan dengan sejumlah partai-partai yang mengaku telah mendapatkan rekomendasi dari pimpinan pusatnya terhadap dukungan kepada salah satu calon gubernur dan wakilnya, WH -Andika.
“Sepanjang Pak WH dan Andika belum deklarasi, saya ras apolitik itu dinamis, dan itu masih bisa berubah. Termasuk ada gagasan dari salah satu partai melakukan koalisi didaerah. Sekali lagi kalau belum ada Rekomendasi DPP dan deklarasi hal itu masih mungkin berubah,” ungkapnya.
Ketua Fraksi PKB DPRD Banten yang juga Ketua DPC PKB Pandeglang, Thoni Fatoni Mukson mengaku belum ada komunikasi dengan PPP akan adanya kemungkinan membentuk Koalisi bersama-sama dengan Nasdem, PAN dan Gerindra.
“Kita belum mengarah kearah itu, dan belum juga akandomunikasi PPP akan datang ke PKB,” ungkapnya. (1-1)







