BBC, Cilegon – Secara simbolis pengembangan industri baja PT Krakatau Steel (PT KS) dilakukan dalam bentuk ‘Groundbreaking Ceremony Hot Strip Mill” di Kawasan Industri Krakatau Steel (‘Krakatau Industrial Estate) di Cilegon, Senin, 22/8/2016. Hal ini menandakan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Banten bertambah senilai Rp5,6 triliun dalam pengembangan PT Krakatau Steel untuk proyek industri ‘Hot Strip Mill’ tersebut.
Hadir dalam peletakan batu pertama pengembangan PT KS tersebut, Ketua BKPM RI Thomas Lembong, perwakilan Comemerzbank German, perwakilan Kementerian, kedutaan besar Jerman Direksi PT Krakatau Steel, Asda III Pemprov Widodo Hadi, Kepala BKPMPT Provinsi Banten Babar Suharso.
Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Banten Babar Suharso mengatakan, dalam pengembangan tersebut PT KS menanamkan investasinya senilai Rp5,9 triliun. Dari jumlah investasi tersebut, sekitar Rp3,4 trilun merupakan pinjaman dari Commerzbank Jerman, sedangkan sisanya merupakan investasi dari KS.
“Ditargetkan pengembangan dari PT KS ini akan beroperasi mulai 2018, dengan kapasitas produksi sekitar 1,2 juta ton per tahun,” kata Babar.
Menurutnya, perusahaan yang bergerak dalam bahan produksi baja tersebu akan memperkejakan sekitar 529 orang karyawan, yang terdiri dari 400 orang laki-laki dan 129 orang karyawan perempuan.
“Industri ini memang padat modal, bukan padat karya. Jadi tidak begitu banyak menyerap tenaga kerja,” kata Babar.
Namun demikian, Babar mengatakan kepannya dengan adanya pengembangan tersebut, maka PT KS akan menjadi industri hulu dan hilir yakni dari industri bahan baja sampai baja siap pakai.
“Kali ini KS akan memanfaatkan teknologi Jerman. Makanya Kementerian menyarankan untuk menyiapkan tempat keterampilan vokasi-nya,” kata Babar.
Babar mengatakan, dengan adanya pengembangan tersebut, maka kapasitas produksi PT Krakatau Steel menjadi 3,2 juta ton per tahun.
“Diharapkan nantinya PT KS akan menjadi industri induk dari industri-industri lainnya seperti industri otomotif, konstruksi dan infrastruktur,” tandasnya.
Baca juga :  Wali Kota Cilegon Apresiasi Kegiatan Corporate Citizenship Global Week Tahun 2023