BBC, Serang – Truk tangki milik Pertamina dengan Nomor Polisi (Nopol) D 9721 AF terperosok dan terguling kedalam arit di ruas jalan Tol Tangerang-Merak KM 84/800, Senin, 27/11/2017. Diduga karena licinnya jalan akibat diguyur hujan sehingga pengemudi truk tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya.
Akibat kecelakaan tersebut, banyak pengendara mobil yang memperlambat laju kecepatan kendaraanya, sehingga mengakibatkan penumpukan kendaraan di ruas jalan Tol dari arah Cilegon menuju Jakarta.
“Banyak pengendara yang sengaja memperlambat kecepatan kendaraanya hanya ingin sekedar melihat truck tangki yang terguling itu. Sehingga mengakibatkan kemacetan yang lumayan panjang,” Kata salah seorang petugas Patroli Tol Cilegon-Merak, Ade Sumiarsyah kepada bukabantennews.com.
Menurut Ade, sebelum terperosok masuk kedalam arit, truk tangki bermuatan bahan bakar ini sempat menabrak pembatas jalan. Namun karena kerasnya benturan yang terjadi sehingga besi pembatas jalan tersebut patah dan rusak parah.
“Akibat benturan yang cukup keras itu, sehingga besi pembatas jalan patah,”ujar Ade
Ade juga menuturkan bahwa kecelakaan tersebut bermula saat truk tangki melaju dari arah Cilegon menuju Jakarta. Akibat cuaca buruk yang terjadi beberapa hari ini, sehingga membuat kondisi jalan Tol menjadi licin.
“Kayaknya karena cuaca yang buruk beberapa hari ini, kondisi jalan tol jadi licin,” ungkap Ade.
“Truk hilang kendali terus nabrak besi pembatas jalan dan akhirnya masuk ke dalam parit,” imbuhnya
Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, Sopir Truck tangki yang mengalami Kecelakaan di Jalan Tol Cilegon-Merak KM 84/800 tersebut di bawa langsung oleh unit Laka Lantas PJR Korlantas Mabes Polri.(1-2)







