BBC, Cilegon – Sebanyak 252 atau 52 persen warga cilegon mengikuti program cek kesehatan gratis (CKG) yang dilaksanakan pemerintah. Dari hasil pemeriksaan, paling banyak ditemukan penyakit hipertensi dan diabetes yang dialami masyarakat. Demikian diungkapkan Gubernur Banten, Andra Soni saat meninjau secara langsung pelaksanaan program cek kesehatan gratis (CKG) di Cilegon Creative Center, Kota Cilegon, Jumat 2 Oktober 2026.
“Seperti biasa kami masih menemukan di Cilegon, pertama adalah kaitan dengan hipertensi dan kedua kaitan dengan diabetes. Dua hal ini bisa menyebabkan komplikasi,” ujar Andra Soni kepada awak media.
Untuk menangani penyakit tersebut, kata Andra, pemerintah melalui program cek kesehatan gratis menyediakan obat. Bilamana obat habis, masyarakat dapat kontrol dan mengambil di puskesmas terdekat. “Oleh karena itu disini ada obat, yang kemudian bilamana obatnya habis, masyarakat bisa kontrol lagi ke puskemas terdekat,” ujar Andra Soni.
Andra Soni mencatat, masyarakat yang mengikuti program CKG tiap tahun mengalami peningkatan. Dengan demikian, kata Andra Soni, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatnya meningkat.Pada tahun 2026 ini, lanjut Andra Soni, masyarakat yang mengikuti program CKG sebanyak 7,2 juta orang. Ia memperkirakan jumlah akan terus bertambah seiring dengan tingginya kesadaran masyarakat.
“Terlihat dari angkanya, 7,2 juta lebih warga Banten telah memeriksakan kesehatannya selama periode 2026. Dan perkiraan kami ini bisa sampai 8 juta warga masyarakat memeriksan kesehatannya,”katanya.
Sementara, Wali Kota Cilegon Robinsar menambahkan, program CKG sangat besar manfaatnya. Masyarakat yang ingin cek darah, tensi, diabetes dapat mengikuti program tersebut. Saat ini, masyarakat yang mengikuti program CKG di Kota Cilegon mencapai 52 persen. Robonsar menyatakan akan terus meningkatkannya.
“Tentunya program ini banyak manfaatnya, cek darah, tensi gula. Imbauan saya kepada masyarakat Cilegon yang ingin memeriksakan, silakan periksa ke puskesmas terdekat. Karena kami terus mengejar target alhamdulillah Cilegon telah mencapai 52 persen, diatas rata-rata nasional. Itu akan terus kita tingkatkan,” katanya. (1-2).








