BBC, Pandeglang – Memasuki pekan ke dua paska Tsunami Selat Sunda, Sejumlah bantuan terus berdatangan dari para dermawan guna meringankan penderitaan dan mencukupi kebutuhan para korban maupun warga yang mengungsi di posko pengungsian.
Banyak jumlah korban dan pengungsi di pesisir Banten Barat, membuat para anggota kepolisian dari Angkatan 44 Wiratama Bhayangkara melakukan tindakan nyata untuk membantu sesama. Dengan mengumpulkan donasi dari seluruh Angkatannya, Angkatan 44 Wiratama Bhayangkara berhasil mengumpulkan sedikitnya 26 juta rupiah yang nantinya akan diberikan kepada para korban dan pengungsi melalui posko bantuan.
“Alhamdulillah kita dapat menyisihkan rezeki yang dimiliki untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak Tsunami. Total ada 26 juta yang berhasil kita kumpulkan, dan kita serahkan ke Posko Bantuan Polda Banten berupa 14 juta rupiah dalam bentuk barang (Sembako, Pakaian, Alat Mandi, Selimut, Biskuit, Susu dan perlengkapan bayi/ Red) dan 12 juta rupiah kita serahkan tunai,”kata Iptu Iqbal Wirada saat ditemui di Posko Bantuan Terpadu Polda Banten, Rabu (02/01/2019).
Dari hasil pantauan, saat ini jumlah pengungsi sudah berkurang, dari jumlah sebelumnya yang mencapai 30 ribu lebih pengungsi kini hanya 20 ribu warga yang masih bertahan di pengungsian dikarenakan rumah mereka rusak dan menunggu informasi aman untuk kembali tempat tinggal mereka.
“Bantuan yang kami berikan mungkin tidak seberapa besar jika melihat jumlah korba dan dampak akibat Tsunami Selat Sunda, namun kami berharap apa yang kami berikan dapat meringankan beban penderitaan mereka,”tambahnya.
“Kita sama-sama doakan agar masa-masa sulit ini dapat segera terlewati, dan semoga di Indonesia terutama Provinsi Banten tidak terhindar dari bencana alam besar yang banyak menelan korban jiwa”ringkasnya. (1-2).




































