BBC, Cilegon – Tim Marine Inspector dari Direktorat Perkapalan dan Kelautan Ditjen Hubla bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten melakukan pemeriksaan atau Uji Petik terhadap kapal penumpang yang ada di Pelabuhan Merak. Dari pemeriksaan itu tim gabungan menemukan sejumlah kerusakan pada kapal seperti kerusakan alat keselamatan kapal dan alat pemadam kebakaran yang ada pada Kapal.
Kasubdit Keselamatan Kapal pada Direktorat Perkapalan dan Perkelautan Capten Sidrotun Muntaha mengatakan pihaknyanya sudah melakukan pemeriksaan terhadap kapal KMP Katlyn7 dan KMP Batu Mandi yang rencananya akan digunakan untuk pemudik pada tahun ini. Dari dua kapal yang diperiksa tersebut ditemukan sejumlah kerusakan pada kapal.
“Hari ini kita lakukan uji petik terhadap dua kapal yang ada di Pelabuhan Merak, satu KMP Katlyn7 dan KMP Batu Mandi, dimana dari dua kapal tersebut. Ditemukan beberapa alat-alat keselamatan kapal dan alat kebakaran dalam kondisi rusak atau tidak dapat di pergunakan,”jelas Muntaha usai melakukan uji petik di Pelabuhan Merak Banten, Senin, (20/5/2019).
Oleh karena itu, lanjut Muntaha, Pihaknya meminta kepada pemilik kapal agar dapat segera melakukan perbaikan terhadap beberapa komponen kapal tersebut. antensinya memberikan batas akhir waktu perbaikan kapal untuk angkutan lebaran tahun 2019 tersebut hingga tanggal 24 mei 2019.
“Saya minta kepada pemilik kapal tersebut agar dapat segera memperbaiki alat alat yang rusal itu, hingga batas waktunya sampe tanggal 24 Mei mei mendatang,”ujarnya.
Adapun sejumlah kerusakan di peralatan kapal disebabkan kurangnya perawatan yang dilakukan oleh petugas kapal dan adanya tindakan iseng yang dilakukan oleh penumpang kapal. “Itu penyebabnya adalah kurang perawatan dari petugas kapal dan juga adanya penumpang kapal yang iseng,”terangnya.
Sementara jumlah kapal yang akan dioperasikan pada arus mudik tahun 2019 ini sebanyak 53 Kapal. Dari jumlah tersebut baru sekitar 30 kapal yang sudah dilakukan pemeriksaan atau Uji Petik yang dilakukan oleh KSOP Banten.
“Sebanyak 53 Kapal sudah disiagakan dipelabuhan Merak untuk mengkut penumpang pada arus mudik nanti Namun yang akan sudah dilakukan uji petikk baru sekitar 30 kapal,”pungkasnya. (1-2).







