BBC, Cilegon: Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan menyebut, peningkatan diprediksi terjadi sekitar 4,3 persen untuk penumpang, dan 8, sekian Persen untuk kendaraan baik dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni maupun sebaliknya.
Aan menyampaikan, untuk menyambut peningkatan penumpang tersebut pihak menyiapkan berbagai strategi. Diantaranya, pembagian arus penyeberangan di tiga pelabuhan utama di Merak, yakni BBJ Bojonegara, Pelabuhan Merak, dan Ciwandan. Strategi ini dimaksudkan untuk mengurai kepadatan kendaraan dan mengurangi risiko antrean panjang.
Selain itu, Kemenhub menyiapkan satu dermaga tambahan di Pelabuhan KBS (Krakatau Bandar Samudera) sebagai contingency plan jika ketiga pelabuhan utama tidak dapat menampung volume kendaraan dan penumpang yang tinggi.
Seperti di Merak, buffer zone tersedia di rest area KM 13, KM 43, KM 68, dan jalan arteri Cikuasa Atas, dengan total kapasitas menampung 1.050 kendaraan kecil dan 200 sepeda motor.
Di Lampung, terdapat delapan titik buffer zone dengan kapasitas total 1.190 kendaraan kecil. Menurut Aan, strategi ini memungkinkan kendaraan diparkir sementara sehingga proses penyeberangan tetap teratur. (1-2).



































