Google search engine
Beranda Uncategorized Bank Indonesia Dorong Generasi Muda Banten Cerdas Kelola Keuangan

Bank Indonesia Dorong Generasi Muda Banten Cerdas Kelola Keuangan

0
6

BBC, Serang – Bank Indonesia terus memperkuat literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui penyelenggaraan Relay Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2026. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan kolaborasi untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai kebijakan, produk, dan instrumen keuangan, sekaligus mendorong terbentuknya perilaku pengelolaan keuangan dan investasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, menyampaikan bahwa penguatan literasi keuangan generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat dan berkelanjutan. “Generasi muda tidak cukup hanya memiliki akses terhadap produk keuangan, tetapi juga perlu memiliki pemahaman yang baik agar mampu mengambil keputusan keuangan secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab,” ujar Sofwan.

Penguatan literasi keuangan sejalan dengan upaya Pemerintah Republik Indonesia melanjutkan reformasi sektor keuangan melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Dalam kerangka tersebut, Bank Indonesia terus memperkuat transformasi dan pendalaman pasar keuangan melalui arah kebijakan pengembangan Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA) yang dibangun melalui Blueprint Pengembangan Pasar Uang (BPPU 2025) dan dilanjutkan melalui Blueprint Pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing 2030. Pengembangan PUVA diarahkan untuk mewujudkan pasar keuangan yang modern, maju, dalam, dan efisien guna mendukung efektivitas transmisi kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, serta pembiayaan perekonomian nasional.

Sejalan dengan itu, penguatan pasar keuangan perlu diiringi dengan masyarakat yang memiliki literasi dan kecakapan keuangan yang memadai. Masyarakat, khususnya generasi muda, perlu dibekali kemampuan untuk memahami manfaat dan risiko produk keuangan serta mengambil keputusan secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dilaksanakan oleh OJK, LPS, dan BPS, Indeks Literasi Keuangan masyarakat Indonesia tercatat sebesar 69,57%, sementara Indeks Inklusi Keuangan mencapai 93,61%. Kondisi tersebut menunjukkan masih terdapat kesenjangan sekitar 24 poin persentase antara tingkat literasi dan inklusi keuangan. Artinya, semakin luasnya akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan perlu diimbangi dengan pemahaman dan kecakapan yang memadai agar masyarakat mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat.

Tantangan tersebut juga perlu menjadi perhatian bagi generasi muda. Berdasarkan kelompok pekerjaan sehari-hari dalam SNLIK 2026, Indeks Literasi Keuangan pelajar/mahasiswa tercatat sebesar 62,72%, masih di bawah indeks literasi keuangan nasional sebesar 69,57%. Kondisi ini menunjukkan masih terbuka ruang yang luas untuk meningkatkan literasi keuangan generasi muda, terutama di tengah pesatnya transformasi digital dan semakin beragamnya pilihan produk keuangan dan investasi.

Melalui LIKE IT 2026, Bank Indonesia bersama Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS terus memperkuat sinergi edukasi dan literasi keuangan untuk memperluas basis masyarakat yang memahami dan mampu memanfaatkan produk serta instrumen keuangan secara sehat dan bertanggung jawab. Upaya tersebut diharapkan turut mendukung stabilitas sistem keuangan, memperluas basis investor domestik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, kuat, dan berkelanjutan.

Pada kegiatan Relay LIKE IT 2026 di Banten, peserta juga memperoleh kesempatan untuk mendapatkan wawasan dan pengalaman praktis mengenai perencanaan serta pengelolaan keuangan melalui sesi berbagi bersama Annisa Steviani, CFP, AEPP. Materi yang disampaikan diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menyusun prioritas keuangan, mengelola pendapatan dan pengeluaran, serta mempersiapkan masa depan finansial secara lebih terarah.

Selain edukasi, LIKE IT 2026 juga membuka ruang partisipasi bagi mahasiswa melalui LIKE IT Championship 2026, kompetisi literasi keuangan tingkat nasional yang terbuka bagi mahasiswa aktif dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi tersebut menghadirkan dua kategori, yaitu FLIQ (Financial Literacy Quiz), berupa lomba cerdas cermat tingkat nasional, serta FLEX (Financial Literacy Experience), berupa kompetisi short video tingkat nasional, dengan total hadiah sebesar Rp84 juta.

Bank Indonesia mengajak mahasiswa di Provinsi Banten untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menunjukkan pengetahuan, kreativitas, dan kemampuan terbaik, sekaligus membawa nama baik perguruan tinggi dan Provinsi Banten dalam LIKE IT Championship 2026.

Melalui semangat “Money Wise, Future Rise”, LIKE IT 2026 diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan keuangan generasi muda, tetapi juga membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang sehat sejak dini. Generasi muda diharapkan mampu menjadi individu yang cerdas dalam mengelola keuangan sekaligus menjadi agen literasi keuangan di lingkungan keluarga, kampus, dan masyarakat.

Bank Indonesia meyakini bahwa generasi muda yang memiliki literasi keuangan yang baik akan semakin siap memahami risiko, menangkap peluang, dan mengambil keputusan keuangan secara bijak. Dengan terus memperkuat kolaborasi dan edukasi, LIKE IT 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Google search engine