BBC, Cilegon – Untuk mengantisipasi terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan pada libur Natal dan tahun baru 2020. Badan SAR Nasional menyiagakan 3 unit Kapal Patroli di Pelabuhan Merak Banten. Tiga Kapal tersebut diantaranya adalah
Kapal KN Basudewa, Kapal KN Drupada dan Kapal KN SAR Karna.
Kepala Badan SAR Nasional Republik Indonesia Marsekal madya Bagus Puruhito mengtakan, di penyebrangan Pelabuhan Merak Banten pihaknya menyiagakan tiga Kapal dan satu unit Helikopter.
“Selain menyiagakan petugas Basarnas. kita juga siagakan sebanyak 3 Kapal di Pelabuhan Merak dan satu unit Helikopter di Bakauheni Lampung. Itu disiagakan untuk digunakan Patroli secara bergantian,” kata Bagus ditemui saat mengecek kesiapan petugas dan alat-alat yang akan digunakan pada Nataru nanti, Sabtu 21/2/2019.
Menurutnya, selain menyiagakan alat-alat SAR. Pihaknya juga menyiagakan personil Basrnas di tempat wisata yang ada di Banten.
“Demikian juga SAR di darat kita siagakam di lokasi wisata, seperti di Anyer, dan Pandeglang,” ujar Bagus.
Bagus menyebutkan, Potensi SAR itu pasti ada. Karena saat ini merupakan musim hujan, yang akan mengakibatkan banjir dan longsor. Oleh karena itu, petugas SAR harus tetap siaga.
“Sekarang kan musim hujan, musim longsor dan musim banjir. Dan itu menjadi salah satu kesiap siagaan Basarnas termasuk SAR yang ada di Banten ini,” jelasnya.
Bagus mengungkapkan, untuk mengamankan libur Nataru. Pihaknya, mendirikan pos siaga Nataru sebanyak 353 pos dengan melibatkan sebanyak 4500 personil.
“Kita membuka pos siaga Nataru sebangak 353 pos dengan melibatkan sebanyak 4500 personil. Khusus di pelabuhan Merak kita mendirikan sebanyak 35 pos siaga Nataru, 3 Kapal dengan ABK nya dan perbantuan personil dari SAR Jakarta sebanyak 11 personil,” pungkasnya.(1-1)

































