BBC, Serang – Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten) telah resmi terpisah dari Banten Global Development (BGD). Dengan demikian kinerja Bank Banten langsung dibawah kendali pemegang saham yakni Pemprov Banten.
“Hari ini telah dilaksanakan seremonial agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSlB) terkait ADART perusahaan. Ini juga tindaklanjut dari terbitnya Peraturan Daerah dan Bank Banten menjadi mandiri sendiri dibawah pemprov Banten,” ujar Pj Gubernur, Jumat (23/2/2024).
PT BGD, kata Al Muktabar telah resmi mengalihkan dan menyerahkan Bank Banten ke pemprov Banten. Meskindiakui PT BGD juga milik Pemprov Banten 100 persen.
“Dalam proses itu hanya pengalihan aja dikembalikan ke pemprov Banten,” katanya.
Dalam kesempatankesempatan itu, Al Muktabar juga memberikan apresiasi atas laporan kinerja Komisaris dan Direksi Bank Banten pada tahun 2023
“Bahwa Tahun 2023 audit bukunya Bank Banten itu mendapatkan laba sebesar RP26.59 miliar dan itu kita apresiasi atas capaian kinerja Direksi dan Komisaris,” ujarnya.
Dengan begitu, Al Muktabar menyamapaikan ke masyarakat, karan terhitung hari detik ini telah memiliki bank sendiri.
“Ini diperuntukkan dan persembahkan kepada masyarakat,” ucapnya.





































