Google search engine
Beranda Banten BPTD Banten Kembali Lakukan Ramp Check di Lokasi Wisata Anyer

BPTD Banten Kembali Lakukan Ramp Check di Lokasi Wisata Anyer

0
223

BBC, Cilegon – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten menggelar kegiatan ramp check (pemeriksaan kendaraan) bus pariwisata di objek wisata pantai anyer, Minggu (24/11/2024).

Kegiatan ramp check dilakukan, upaya pengawasan terhadap kendaraan bus dan bertujuan untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelayakan operasional angkutan bus pariwisata yang sedang berwisata di wilayah Banten.

Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indra Yanto mengatakan, selain pemeriksaan fisik armada, petugas juga memberikan sosialisasi kepada perusahaan otobus (PO) dan pengemudi bus tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas serta kewajiban untuk menjaga standar operasional yang baik.

“Ramp check yang dilakukan oleh tim BPTD Kelas II Banten ini meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik dan teknis bus, seperti sistem rem, kelistrikan, ban, hingga kelengkapan dokumen pengemudi dan kendaraan seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), Uji KIR, dan kartu pengawasan (KPS), untuk memastikan bahwa pengemudi memenuhi syarat berkendara yang ditetapkan,” ujar Eko.

Hasilnya kata Eko, ditemukan sejumlah bus yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk beroperasi. “BPTD Banten berhasil menjaring 9 (sembilan) Kendaraan bus dengan keterangan 5 (lima) kendaraan  semuanya laik jalan dan dan 4 (empat) kendaraan tidak laik jalan karena melanggar syarat kelayakan teknis dan administrasi kendaraan bus maka dikenakan sanksi tilang sampai teguran,” ucap Eko.

Dikatakan Eko, kegiatan ramp check ini digelar untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pada saat libur weekend. “Keamanan dan kenyamanan adalah prioritas utama dalam industri transportasi. Saya berharap dengan adanya kegiatan ramp check ini, kualitas pelayanan transportasi bus pariwisata semakin baik dan dapat memberikan pengalaman berwisata yang menyenangkan bagi para wisatawan dan juga aman tentunya,” katanya.  (1-2).

Google search engine