BBC, Serang – Dinas Pertanian Provinsi Banten, melalui Bidang Penyuluhan Pertanian melaksanakan kegiatan pelatihan dan pembinaan keterampilan pertanian bagi pasien rehabilitasi NAPZA di Banten. Kegiatan ini sebagai upaya mendukung proses pemulihan sekaligus membangun kemandirian peserta melalui kegiatan yang produktif dan bermanfaat.
“Pelatihan ini mencakup berbagai materi dasar budidaya tanaman, mulai dari pembuatan pupuk organik, pengolahan tanah, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga proses panen,” ungkap Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian Provinsi Banten, Ery Yanuar, Kamis 11 Juni 2026.
Melalui kegiatan ini, kata dia eserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian. “Tapi juga dibiasakan untuk menjalani aktivitas yang positif, terarah, dan bernilai guna,” jelasnya.
Selain praktik budidaya di lahan, jelas Ery peserta juga diberikan pemahaman mengenai teknik bercocok tanam menggunakan polybag sebagai alternatif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan pekarangan. “Dengan metode tersebut, peserta diharapkan tetap dapat memanfaatkan ruang yang tersedia di lingkungan rumah untuk menanam sayuran maupun tanaman pangan lainnya,” kata Yanuar.
Ery melanjutkan kegiatan ini bertujuan agar setelah menyelesaikan masa rehabilitasi, para peserta memiliki bekal keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan adanya aktivitas produktif di rumah, peserta diharapkan dapat lebih mandiri, membantu keluarga dalam memanfaatkan pekarangan,” terangnya.
“Serta mengembangkan kebiasaan positif yang mendukung proses reintegrasi sosial di tengah masyarakat,” papar Ery.
Melalui pelatihan ini, tambah Ery Dinas Pertanian Provinsi Banten berkomitmen untuk mendukung upaya rehabilitasi yang tidak hanya berfokus pada pemulihan. “Tetapi juga pada pemberdayaan sumber daya manusia agar mampu berkarya, produktif, dan berdaya saing di masa depan,” tandasnya.
