BBC, Serang – Dinas Pariwisata, melalui Bidang SDM dan Ekonomi Kreatif, menyelenggarakan kegiatan Kursus Pelatihan Kompetensi Pelaku Ekraf Kerajinan Berenuk di Desa Wisata Kubang Baros, Kamis (20/6/2024). Dalam pelatihan ini menghadirkan sejumlah pelaku ekraf dan masyarakat desa untuk meningkatkan kreativitas dan kompetensi dalam menghasilkan produk ekonomi kreatif berbasis buah berenuk.
“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif di desa wisata yang sebelumnya telah berjalan,” kata Kepala Bidang SDM dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata provinsi Banten, Linda Rohyati Fatimah.
Dalam kesempatan ini, kata Linda Dinas Pariwisata berkolaborasi dengan lembaga kursus pelatihan untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan kepada masyarakat tentang bagaimana mengolah buah Berenuk menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
Linda menyatakan, dengan kelahiran ekonomi kreatif ini, buah Berenuk memiliki nilai yang lebih tinggi.
“Dengan sentuhan para pelaku ekraf, yang tadinya hanya buah biasa, kini memiliki nilai yang luar biasa,” ujar Linda.
Anggota Komisi IIi DPRD Provinsi Banten, Ade Awaludin menyatakan dukungannya terhadap pengembangan pelaku ekraf di desa wisata. “Kami selaku mitra pariwisata akan terus mendorong pengembangan pelaku ekraf hingga memiliki daya saing dengan berbagai produk lainnya. Selain itu, kami menyiapkan skema bagaimana produk ini bisa masuk ke industri yang akan tumbuh dan berkembang,” ujar Ade.
Harapan dari kegiatan ini, tambah Ade masyarakat Desa Wisata Kubang Baros dapat meningkatkan daya tarik desanya melalui produk ekonomi kreatif yang inovatif. Dengan demikian, produk dari buah berenuk tidak hanya menjadi ciri khas desa, tetapi juga memberikan nilai ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
“Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi lokal mereka,” ucap Ade.

