BBC, Serang – Citra Swarna Group Peduli (CSG Peduli) menggandeng Puskesmas Banten Girang mengadakan pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan umum untuk warga sekitar Citra Swarna Tembong City, Kamis (19/10/2023). Kegiatan sosial ini adalah inisiasi dari CSG Peduli sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah yang saat ini sedang dihadapi oleh masyarakat di di Indonesia yaitu polusi udara yang menyebabkan penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).
Komisaris Utama CSG Laksamana Muda TNI (Purn) Petrus Padmardjo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pengobatan gratis yang diselenggarakan bagi warga masyarakat sekitar Citra Swarna Tembong City ini merupakan komitmen CSG dalam memberikan perhatian kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Pengobatan gratis yang dilaksanakan ini diharapkan dapat bermanfaat membantu warga mayarakat sekitar dalam mendapatkan pelayanan keschatan gratis guna meningkatkan kualitas keschatan juga memberikan pengetahuan dan edukasi terkait menjaga kesehatan, bahwa penting bagi masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan, antara lain dengan rajin melakukan pemeriksaan kesehatan dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
“Saya berharap Bapak/Ibu melalui penyelenggaraan pengobatan gratis dan pemeriksaan ini bisa semakin meningkatkan kepedulian warga masyarakat terhadap kesehatan, terlebih lagi mengingat akhir-akhir ini kondisi udara pada umumnya sedang kurang baik karena polusi,” ujar Petrus Padmardjo.
Kepala Puskesmas Banten Girang Ibu, Yuheni, menyampaikan piylhaknya menyambut antusiasmasyarakat yang berbondong-bondong hadiri pengobatan gratis di Puskesmas ini. Bahkan fasilitas melahirkan gratis juga menjadi bagian dari kegiatan dari Puskesmas Banten Girang.
“Jadi setelah ada pengobatan gratis dan pemeriksaan ini, semoga menjadi semangat buat Bapak/Ibu untuk terus berperilaku sehat ya. Jangan harus sakit dulu baru berobat. Konsumsi makanan sehat, olahraga dan menjaga kebersihan itu sangat penting sebagai penunjang kesehatan,” ujar Yuheni.
Selain pengobatan dan pemeriksaan, bahwa adanya polusi udara ini menjadi konsentrasi semua tenaga kesehatan yang ada karena ternyata penyakit ISPA ini tidak boleh diremehkan. “Saya ini sangat konsentrasi dengan adanya penyakit ISPA bermunculan banyak pasien yang terkena. Dahulunya dipikir orang-orang ISPA ini penyakit yang biasa saja, tetapi saat ini penyakit ini sangat mengganggu pikiran karna sudah sulitnya bagi kita untuk mencari udara yang sehat ditengah Ibu Kota ini,” ucapnya.








