Google search engine
Beranda Serang Kapolres Serang Intruksikan Perkuat Langkah Pencegahan Kebakaran Hutan

Kapolres Serang Intruksikan Perkuat Langkah Pencegahan Kebakaran Hutan

0
18

BBC, Serang – Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui sosialisasi secara masif kepada masyarakat. Warga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah saat cuaca panas dan berangin, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran.

Instruksi tersebut disampaikan saat Kapolres memimpin Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Mapolres Serang, Rabu, 5 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada petugas terdekat atau melalui layanan Kepolisian 110 agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Apel kesiapsiagaan dihadiri Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, Pejabat Utama Polres Serang, para Kapolsek, unsur Forkopimda Kabupaten Serang, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta personel TNI-Polri, BPBD, Damkar, Basarnas, Dinas Kesehatan, PMI, Senkom, dan berbagai unsur terkait lainnya.

Kapolres menegaskan apel kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. “Ancaman yang harus diantisipasi meliputi kebakaran hutan dan lahan, kebakaran permukiman, hingga berbagai dampak lain yang diperkirakan meningkat pada puncak musim kemarau Agustus 2026,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan informasi BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan rendah selama musim kemarau. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kekeringan, krisis air bersih, gagal panen, gangguan kesehatan, serta meningkatkan risiko kebakaran hutan, lahan, kawasan industri, maupun permukiman.

“Meskipun Provinsi Banten bukan termasuk wilayah dengan tingkat kebakaran hutan dan lahan tertinggi, kita tidak boleh lengah. Kabupaten Serang memiliki karakteristik wilayah yang beragam sehingga seluruh unsur harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” kata Andri Kurniawan.

Kapolres menginstruksikan seluruh Kapolsek bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi terkait untuk segera melakukan pengecekan peralatan, memperbarui peta wilayah rawan, mendata sumber air. Kemudian menyusun rencana kontingensi, melaksanakan patroli terpadu, menggelar simulasi penanganan kebakaran, hingga menyampaikan laporan kesiapan di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengapresiasi inisiatif Polres Serang dalam menggelar apel kesiapsiagaan sebagai wujud sinergi lintas sektoral menghadapi potensi bencana pada musim kemarau. “Kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko, mengurangi kerugian, serta melindungi keselamatan masyarakat,” kata Bupati.

Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel TNI-Polri, BPBD, Damkar, Basarnas, tenaga kesehatan, PMI, serta para relawan yang telah menunjukkan komitmen dalam menjalankan tugas kemanusiaan. “Kami berharap kolaborasi seluruh unsur terus diperkuat agar setiap potensi bencana dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu,” ujarnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan operasional dan perlengkapan siaga bencana guna memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung dalam menghadapi keadaan darurat.

Google search engine