BBC, Cilegon – KMP Sebuku yang tengah berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni mengalami gangguan pada sistem kemudi, Kamis (9/10/2025).

Akibatnya, KMP Sebuku tidak bisa lanjut Berlayar dan masih mengapung di sekitar perairan Pulau Merak Besar, dan seluruh muatan yang terdiri 142 kendaraan campuran dan 540 penumpang dalam keadaan aman.

“Manajemen ASDP bersama tim otoritas pelabuhan, KSOP, BPTD, dan tim BKO tengah berkoordinasi intensif untuk melakukan evakuasi penumpang dan kendaraan secara aman dan terkontrol,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin melalui keterangan tertulis yang diterima BBC, Kamis (9/10/2025)

Menurut Shelvy, proses penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan pelayaran dengan mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jasa sebagai prioritas utama.

“Manajemen ASDP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kejadian ini, dan memastikan seluruh langkah penanganan darurat berjalan dengan cepat serta sesuai standar keselamatan yang berlaku,”ucapnya.

Diinformasikan, untuk informasu lanjutan akan disampaikan secara resmi setelah proses evakuasi dan penanganan selesai dilakukan. (1-2).

Baca juga :  Rencanakan Impian Pernikahan Anda di Aston Group Hotel Banten, Ini Keistimewaannya