BBC, Cilegon – Dalam rangka memperluas dan memperdalam penetrasi penggunaan QRIS oleh masyarakat di Provinsi Banten, Bank Indonesia secara serempak menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional (PQN) di seluruh Indonesia yang dimulai pada tanggal 2 s.d. 15 Maret 2020.
Kegiatan PQN terdiri dari sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media, kegiatan meet the market yang bertujuan mendorong penggunaan QRIS oleh merchant, dan acara puncak di Provinsi Banten pada tanggal 14 Maret 2020 yang akan diikuti oleh masyarakat dan merchant di Alun-alun Kota Serang.
Kegiatan meet the market yang dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2020, diselenggarakan di Kantor BTN KC Cilegon kepada agen LKD dan Laku Pandai BTN KC Cilegon yang berasal dari Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang. Jenis usaha yang dijalankan oleh agen LKD dan Laku Pandai bervariasi antara lain toko kelontong, BUMDes, penjual pulsa, e-warung KUBE, payment point, dll.
Kegiatan dibuka oleh Benny Bratawan selaku Kepala Cabang BTN Cilegon dan Sugeng Siswanto selaku Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten. Kegiatan dihadiri oleh ±60 Agen LKD dan Laku Pandai. Testimoni disampaikan oleh Bapak Royalidin selaku pengelola BUMDes Sabar Subur di Kramatwatu, Serang. Disampaikan bahwa untuk pembayaran BPJS, listrik, dan PDAM, BUMDes telah menyediakan payment point sebagai kanal pembayaran secara non tunai dengan nilai penjualan mencapai ±Rp20 juta/bulan. Dengan adanya QRIS, Bapak Royalidin merasa terbantu karena semakin banyak opsi pembayaran non-tunai masyarakat melalui BUMDes.
Meski saat ini masih belum banyak masyarakat yang melakukan pembayaran melalui QRIS, namun Royalidin mengharapkan agar masyarakat dapat lebih didorong untuk bertransaksi secara non tunai antara lain dengan menggunakan QRIS. Di akhir testimoni, Royalidin mengajak agen-agen yang lain untuk memiliki QRIS sehingga memberikan opsi pembayaran non-tunai yang lebih luas kepada masyarakat. Agen LKD dan Laku Pandai antusias untuk melakukan pendaftaran QRIS. Dari total 60 orang yang hadir, semuanya melakukan pendaftaran QRIS pada akhir acara. (1-2).








