BBC, Serang – Langkah cepat Gubernur Banten Andra Soni dengan memanggil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya yang berselisih paham dengan wakilnya Amir Hamzah diapresiasi anggota DPRD Provinsi Banten dari Daerah Pemilihan Kabupaten Lebak, Musa Weliansyah. Langkah cepat itu dianggap meredakan ketegangan pasangan Kepala Daerah di Banten Selatan tersebut.
“Saya mengapresiasi langkah Gubernur memanggil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya kurang dari 2×24 jam dalam rangka klarifikasi atas persoalan yang muncul ke publik,” ucap Musa, Selasa 31 Maret 2026.
Dengan upaya dari Pemprov Banten, kata Musa diharapkan dapat menurunkan ketegangan dari kedua belah pihak. Apalagi Bupati dan Wakilnya memiliki argumen masing-masing.
“Cobalah jangan menahan ego masing-masing dengan beranggapan saling benar. Mestinya Bupati dan Wakil Bupati menjadi contoh yang baik bagi rakyatnya,” ujar Musa.
“Saya sebagai anggota DPRD Banten dari Dapil Lebak ikut prihatin. Semoga perselisihan ini segera berakhir dan saling berdamai,” ujar Musa.
Sementara usai bertemu Gubernur, Bupati Lebak Hasbi Jayabaya tidak berkomentar banyak kepada awak media yang menunggu di depan Pendopo Gubernur.
“Cuma koordinasi aja sama Gubernur,” ucap Hasbi singkat sambil langsung naik kendaran dinasnya.
Gubernur Banten, Andra Soni mengaku mencoba meminta klarifikasi kepada Bupati atas peristiwa yang ramai dibicarakan publik. Pemprov akan melakukan pembinaan agar keduanya kembali rukun.
“Gubernur kan punya tanggung jawab pembinaan kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Banten. Tadi kita udah diskusi, saya juga melihat ada niat baik dari Pak Bupati supaya cepat selesai masalahnya,” kata Andra Soni.
Bahkan Andra Soni mengaku pihaknya berencana berbicara juga dengan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah. Dirinya mengaku sudah berkomunikasi melalui sambungan seluler.
“(Amir akan dipanggil juga) Insya Allah, saya sudah ngobrol, sudah teleponan. Ya kita ada caralah,” ujar Andra.

