BBC, Cilegon : Badan SAR Nasional (Basrnas) Banten, menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas dilaut. Mengingat, sampai saat ini fenomena La Nina di wilayah Banten dan sekitarnya masih terjadi.
“Terkait dengan cuaca, himbauan Basarnas Banten untuk masyarakat agar mengurangi aktifitas dilaut. Karena memang, cuaca saat ini memiliki potensi yang menimbulkan kecelakaan,” kata Kepala Basarnas Banten Zaenal, di Pelabuhan Merak, Sabtu 19/12/2020.
Zaenal menyarankan, agar tidak terjadi sesuatu yang diinginkan terjadi. Masyarakat dihimbau untuk sementara waktu agar melakukan aktifitas di rumah.
“Sebaiknya kurangi aktifitas dilaut, disarankan untuk tetap dirumah agar lebih aman untuk keselamatan jiwa masyarakat di Banten,” imbuhnya.
Zaenal mengungkapkan, selama kurun waktu dua Minggu kebelakang pihaknya menangani sebanyak 6 kasus yang diakibatkan oleh bencana alam seperti banjir, longsor dan lain sebagainya.
“Selama dua minggu kebelakang ini, kasus yang ditangani Basarnas Banten ada sekitar 5 sampai 6 kasus. Mulai dari banjir, potensi longsor dan orang hanyut di sungai dan lain-lain,” ungkapnya.
Dikatakannya, berbagai upaya sudah dilakukan dalam kasus tersebut, mulai dari melakukan SOP dan menyiagakan petugas Basarnas Banten selama 24 Jam di beberapa wilayah di Banten.
“Untuk upaya penanganan, yang jelas SOP sudah dilakukan. Kesiapsiagaan petugas juga dilakukan selama 24 jam, termasuk menginformasikan potensi terjadi bencana kepada masyarakat juga sudah dilakukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, jelang libur natal dan tahun baru berbagai persiapan juga sudah dilakukan oleh Basarnas Banten sejak tanggal 18 Desember kemarin.
“Kalau untuk Nataru sendiri, kita (Basarnas Banten) sudah melakukan persiapan sejak tanggal 18 Desember kemarin. Persiapan yang dilakukan, mulai dari anggota siaga 24 jam, dan mempersiapkan Alutsista seperti kapal, perahu karet dan lain sebagainya,” pungkasnya. (1-2).








