BBC, Lebak – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan terus memperkuat budaya keselamatan kerja melalui pelaksanaan Simulasi Tanggap Darurat yang melibatkan Tim Penanggulangan Kebakaran, Tim Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Tim Evakuasi, serta Tim Pengamanan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Simulasi tersebut dirancang menyerupai kondisi darurat yang mungkin terjadi di lingkungan
kerja sehingga setiap personel dapat memahami peran dan tanggung jawabnya saat melakukan penanganan keadaan darurat. Selain latihan evakuasi dan penanggulangan insiden, peserta juga memperoleh pelatihan penggunaan Automated External Defibrillator (AED) sebagai bekal dalam memberikan pertolongan pertama pada korban henti jantung.
Manager PLN UP3 Banten Selatan, Tri Haryanto, menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya kerja di PLN.
“Keselamatan kerja bukan hanya menjadi prioritas, tetapi merupakan komitmen yang harus terus dibangun melalui latihan yang berkelanjutan. Dengan simulasi seperti ini, setiap personel diharapkan mampu merespons kondisi darurat secara cepat, tepat, dan tetap mengutamakan keselamatan diri maupun orang lain,” ujar Tri.
Menurut Tri, penguatan kompetensi personel dalam menghadapi situasi darurat menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan sekaligus memastikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.
“Kami terus membangun budaya HSSE yang kuat melalui peningkatan kompetensi, koordinasi
lintas tim, dan pembiasaan menghadapi berbagai skenario kedaruratan. Dengan kesiapan
personel yang semakin baik, kami optimistis dapat menjaga keselamatan pekerja, melindungi
aset perusahaan, serta mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” tambahnya.
PLN UP3 Banten Selatan secara konsisten melaksanakan berbagai program peningkatan
kompetensi HSSE sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mewujudkan lingkungan
kerja yang aman, sehat, dan andal. Melalui latihan yang berkesinambungan, PLN berharap seluruh insan perusahaan semakin siap menghadapi berbagai tantangan operasional dengan tetap mengedepankan keselamatan sebagai budaya kerja utama.








