BBC, Cilegon – Dalam beberapa hari ini, warga Lingkungan Babakan Seri RT/RW 06/01 Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota, Cilegon merasa resah dengan adanya seekor monyet yang kerap mengganggu warga dan anak-anak yang sedang bermain. Karenanya BKSDA Jawa Barat wilayah kota Serang bersama warga berusaha menangkap Seekor monyet yang telah meresahkan warga tersebut.
“Biasanya kalau pagi dia naik keatas, kalau siang turun kebawah menyerang warga dan anak anak yang sedang bermain,” kata Ketua RT Lingkungan Babakan Sari, Aryadi kepada Bukabantennews.com, Senin 11/12/2017.
“Kalau melihat anak anak yang sedang bawa makanan langsung menyerang dan merebut makananya, sampai menggigit. Sampai hari ini saja sudah ada sekitar 16 anak yang menjadi korban gigitan monyet itu,” jelasnya
Aryadi menyampaikan monyet tersebut merupakan monyet peliharaan PT. Penyebrangan Laut yang lepas dan lari kepemukiman warga.
“Sudah ada satu tahun mah itu, biasanya ga papa paling sama warga dikasih makanan apa aja, ga tau kenapa beberapa hari ini sering menyerang warga dan anak-anak,” ungkapnya
Petugas BKSDA Wilayah Serang Uday Hudaya menjelaskan berdasarkan laporan dari warga bahwa ada seekor monyet ekor panjang yang kerap menyerang warga dan anak-anak, sehingga mengakobatkan banyak korban yang digigit akibat keganasan monyet tersebut.
“Jadi berdasarkan laporan dari warga saya dengan petugas yang lain berjumlah 7 orang sedang berusaha menangkap monyet itu, agar tidak ada lagi yang menjadi korban keganasan monyet itu,” kata Uday.
Uday menuturkan bahwa, para korban yang digigit oleh monyet tersebut sudah menerima penanganan medis berupa suntik rabies karena kawatir dari gigitanya tersebut si korban mengalami rabies, yang bisa mengakibatkan kematian.
“Gigitanya itukan rabies, kawatir menyebar ke hati bisa fatal dan dapat mengakibatkan meninggal dunia,” ungkap Uday.
Terkait dengan persoalan tersebut, lanjut Uday Pihaknya mengaku sudah melakukan kordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk bersama sama mengamankan monyet tersebut.
“Kita sudah berkordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk bersama-sama memindahkan monyet itu supaya dapat hidup dialam bebas,” tukas Uday. (1-2)






