Google search engine
Beranda Cilegon Ribuan Siswa Lulusan SD di Cilegon Terancam Tidak Dapat Masuk Sekolah Negri

Ribuan Siswa Lulusan SD di Cilegon Terancam Tidak Dapat Masuk Sekolah Negri

0
373

BBC, Cilegon – Ribuan siswa lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kota Cilegon terancam gagal masuk ke jenjang SMP Negeri. Pasalnya, jatah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tahun 2019 hanya memiliki kuota sebanyak  2.336 siswa.  Padahal jumlah lulusan SD di Kota Cilegon ada sekitar 4.700 siswa.

Kepala Bidang SMP pada Dindik Kota Cilegon Suhendi mengatakan, tahun 2019 ini Dinas Pendidikan Kota Cilegon mencatat ada sekitar 4.700 siswa yang akan mendaftar melalui PPDB online. Meski demikian hal itu tidak sesuai dengan kuota yang ada di Dinas Pendidikan Kota Cilegon dimana untuk tahun ini hanya ada kuota untuk PPDB online sebanyak 2.336 siswa.

“Kalau lulusan SD untuk tahun ini sekitar 4.700, kalau jumlah kuota nya untuk di 11 sekolah SMP Negeri di Kota Cilegon hanya ada sekitar 2.336 Hampir setengahnya dari jumlah yang akan mendaftar,”ungkap Suhendi saat dihubungi melalui telpon seluler, Senin, (17/6/2019).

Menurutnya hal itu terjadi karena sampai saat ini untuk di kota Cilegon hanya baru ada sebanyak 11 SMP Negeri di Kota Cilegon, dimana jumlah itu belum mampu memenuhi kuota siswa yang akan mendaftar melalui PPDB Online di Kota Cilegon.

“Karena namanya melalui seleksi ya ada yang terima dana tidak, ya kalau ada yang gak di terima di Negeri paling masuk ke SMP swasta,”ujarnya.

Sementara itu ditempat berbeda, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon Muhtar Gojali mengaku,  untuk PPDB online tahun ini pihaknya sudah menyiapkan dengan baik. Salah satunya  melakukan kerja sama dengan pihak PT Telkom Indonesia yang ada di Kota Cilegon.

“Kalau di kota Cilegon sampai saat ini sudah melakukan persiapan dengan baik, salah satunya dengan cara bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia yang ada di kota Cilegon,”Kata Muhtar.

Selain itu lanjut Muhtar, pihaknya juga telah melakukan pelatihan untuk Operator server PPDB di masing-masing sekolah Negeri yang ada di Kota Cilegon.

“Bahkan didndikbud kota Cilegon juga terus meningkatkan kesiapan untuk PPDB Online dengan memberikan pelatihan kepada operator Server di masing-masing Sekolah Negri di Cilegon. Agar tidak terjadi ofline pada saat pendaftaran yang terjadi seperti tahun sebelumnya,”terangnya.

Oleh karena itu para orang tua dan wali murid diharapkan tidak perlu khawatir dengan adanya sistem zonasi tersebut. Karena Pihaknya akan terus memfasilitasi dan membantu masyarakat Cilegon dalam proses pendaftaran anak didiknya ke jenjang sekolah lanjutan tersebut.

“Jadi para orang tua tidak perlu khawatir dengan adanya sistem zonasi itu karena kami dari Dinas Pendidikan Kota Cilegon akan memfasilitasi dan membantu masyarakat Cilegon dalam proses pendaftaran anak didiknya ke jenjang sekolah lanjutan tersebut,”pungkasnya.

Untuk di ketahui, PPDB online tahun ini dindik kota Cilegon membagi 3 zonasi di antaranya zonasi satu meliputi Kecamatan Cibeber, Cilegon, Jombang, sebagian Citangkil, dan sebagian Purwakarta yang meliputi sekolah  SMPN 1, SMPN 2, SMPN 5, SMPN 7, dan SMPN 8. Sedangkan Zona dua masuk sebagian wilayah Citangkil dan Ciwandan yang meliputi SMPN 4, SMPN 9, dan SMPN 11. Dan untuk Zona tiga masuk wilayah Grogol, Pulomerak, dan sebagian Purwakarta meliputi sekolah SMPN 3, SMPN 6, dan SMPN 10. (1-2).

Google search engine