BBC, Cilegon : Federasi Serikat Pekerja Baja Cilegon (FSPBC) Kota Cilegon mengancam akan melakukan mogok kerja pada pekan depan tepatnya tanggal 13 Juli 2019. Mereka mengancam mogok kerja apabila Management PT. Krakatau Steel (KS) tidak juga memberi kepastian menyangkut Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap ribuan pegawai PT. KS. Tidak main-main, sebanyak 2.600 buruh siap terlibat dalam aksi tersebut.

Wakil Ketua Umum FSPBC Kota Cilegon Saefullah Majid menegaskan, ancaman itu akan direalisasikan jika pertemuan dengan Management PT. KS yang akan dilakukan pada Senin besok kembali deadlock.

“Kita rencananya akan lakukan aksi mogok kerja pada tanggal 13 juli mendatang, apabila rencana pertemuan dengan management PT. KS yang akan dilakukan pada senin besok batal dilakukan,”kata Saefullah saat ditemui disalah satu rumah makan, Jum’at, (5/7/2019).

Rencana tersebut, lanjut Saefullah, apbila tetap tidak ada tanggapan dari pihak Management PT. KS maka pihaknya juga akan mengajak anak istrinya untuk melakukan aksi ke Jakarta.

“Kalo pada tanggal 13 nanti kita juga tidak menemui titik terang atau jawaban pasti dari pihak PT. KS, kami berencana akan ajak anak istri melakukan aksi ke jakarta. Sampai tuntutan kami ada jawaban dari Management PT. KS dan tuntutan kami dipenuhi,”terangnya.

Saefullah menyampaikan, ada beberapa poin yang akan disampaikan dalam pertemuan tersebut. Terutama perihal nasib buruh outsourcing PT. KS yang saat ini terancam akan di PHK.

“Ada beberapa poin yang akan kita sampaikan dalam pertemuan tersebut, terutama soal Nasib buruh Outsorsing yang telah di PHK,”ujarnya.

Oleh karena itu dirinya berharap pihak PT. KS dapat menemui anggota serikat buruh yang notabene 100 persen dari anggota serikat FSPBC Kota Cilegon merupakan karyawan PT. KS.

Baca juga :  Krakatau Steel Group Bangun Posyandu untuk Masyarakat Ciwandan

“Saya berharap, pihak Management PT. KS dapat menemui kita dan dapat duduk bersam untuk membicarakan nasib para buruh Outsorsing yang ada di PT. KS agar dapat menerima kepastian,”pungkasnya. (1-2).