BBC, Serang – Pemangku Adat Kesultanan Banten menayangkan adanya dugaan kekerasan oleh oknum perusahaan PT Lotte Chemical terhadap mahasiswa Universitas Al Kahairiyah dalam aksi belum lama ini. Tindakan arogan itu dianggap berlebihan dan harus diusuat sampai tuntas.
“Tindakan itu berlebihan dan harus diusut tuntas oleh aparat hukum,” ucap Ketua Presidium Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten Udin Saparudin, Kamis (8/2/2024).
Udin juga meminta pihak perusahaan harus bertanggung jawab atas kejadian itu. Terlebih belum lama ini ada peristiwa hilangnya nyawa seseorang akibat banjir di lokasi perusahaan. Peristiwa ini diduga adanya kelalaian dengan melakukan pembiaran karena lokasi industri dijadikan lahan yang tidak semestinya.
“Dan tidak memberikan rambu-rambu keselamatan disepanjang garis sepadan sungai. Sehingga segera dibenahi atas kerugian masyarakat secara penuh,” ucapnya.
Kepada pihak pemerintahan baik pusat dan daerahlh, kata Udin diminta melakukan evaluasi ijin operasional perusahaan tersebut.
“Evaluasi keberadaan industri dengan tegas dan tuntas,” ujarnya.
Bahkan, tambah Udin sebagai negara Hukum maka pihaknya bersama tokoh-tokoh, insitusi dan lembaga lain untuk melanjutkan tuntutan ke tanah hukum.
“Menghimbau kepada elemen masyarakat dan mari jaga persatuan dan kesatuan jaga stabilitas kondusifitas sebagai warga Cilegon,” ucapnya.








