BBC, Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim meminta kepada anggota DPRD tidak merecoki program pemerintah untuk warga Banten. Karena pemerintah saat ini telah menambah kenaikan tunjangan bagi anggota DPRD Banten.
Demikian diungkapkan Wahidin usai menghadiri rapat paripurna pengambilan keputusan tentang persetujuan DPRD terhadap rancangan Peraturan Daerah untuk Gubernur tentang, hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Banten di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang Selasa, 29/8/2017.
Gubernur mengatakan kenaikan tunjangan tersebut untuk diharapkan dapat meningkatkan kinerja para anggota DPRD Provinsi Banten dalam melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat.
“Haknya sudah ada kita penuhi hak dewan, tapi hak masyarakat juga jangan sampai di ganggu, ketika mereka membutuhkan jangan sampai ditahan-tahan. Anggota dewan juga harus rajin mengikuti sidang selaku wakil rakyat untuk membangun Provinsi Banten menjadi lebih baik lagi,” ujar Wahidin.
Gubernur mengatakan, untuk anggaran APBD provinsi Banten saat ini terbilang cukup tinggi, namun anggota dewan juga sangat memahami suasana kebatinan masyarakat Banten, yang sesuai dengan program daerah untuk membangun provinsi Banten kedepan agar APBD juga dipergunakan untuk pembangunan jalan, jembatan, dan sekolah yang ada di Provinsi Banten.
“Tapi sebelumnya kamu juga harus pahami bahwa uang segitu baru keluar juga akan habis apalagi saat ini mendekati mau lebaran, banyak masyarakat konstetuen, yang setiap hari datang. Biasanya sepulang kerja ada yang datang dan kita juga perlu memahami hal itu, dan memang saya sangat memahami saat dulu saya menjabat sebagai anggota Dewan saya juga pernah mengalaminya,” pungkas Gubernur. (1-2)







