BBC, Cilegon – Wali Kota Cilegon, Robinsar didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri beserta jajaran meninjau secara langsung penggantian ratusan lampu penerang jalan umum (PJU) di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, dengan Smart LED, Sabtu 24 Oktober 2026.
Penggantian lampu dengan smart LED dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kemanan untuk masyarakat saat berkendaraan.Pemasangan tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar.
Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, saat ini ada sebanyak 684 lampu yang diganti. Lampu yang lama sepanjang JLS diganti dengan lampu smart LED.“Alhadulilah kita memonitor dan mamantau pemasangan lampu-lampu di sekitar Jalan Lingkar Selatan. Semua kita ganti lampunya, 684 bola lampu. Jadi kita ganti semua dengan smart LED,” ujar Robinsar.
Lampu LED smart dipasang mengganti yang lama lampu konvensional. Penggantian lampu dari Kilometer 1 hingga 15 JLS akan dilakukan bertahap hingga akhir Novermber tahun ini.
“Penggantian Alhamdulillah, prosesnya bertahap selesai tanggal 20 November ini,” ungkap orang nomor satu di Kota Cilegon itu.
Robinsar mengakui, memang banyak PJU yang tidak menyala karena ulah oknum tidak bertanggung jawab. Kabel, kata Robinsar, banyak yang dicuri. Maka dari itu, ia berharap agar lampu LED smart yang baru dipasang untuk dapat dijaga bersama-sama.
“Ternyata masih ada juga kabel-kabel yang dicuri oleh oknum tidak bertanggung jawab. Ini jadi antensi bersama, untuk sama-sama kita jaga. Aset kita, lingkungan kita, untuk keselamatan kita bersama,” tuturnya.
Robinsar meminta agar Dishub dapat memastikan seluruh lampu terpasang dengan baik. Lampu yang telah dipasang untuk dapat terus di monitor dan dioptimalkan.“Dipastikan ini semua terpasang yang baru, ttermonitor dari kantor, mana yang lampu hidup dan yang mati, kedepannya terus dioptimalkan,” terangnya.
Sementara, Kepala Dishub Cilegon, Heri Suheri melalui Kepala UPT PJU Dishub Cilegon, Andi Kurniawan menambahkan, selama lima hari sampai saat ini sudah sebanyak 125 lampu yang diganti. “Sudah lima hari kita pansang, sampai saat ini sudah terpasang sebanyak 125 bola lampu dari semua target 684 lampu di JLS. Rata-rata sehari 25 lampu,” ucapnya.
Andi menerangkan, lampu yang diganti mempunyai keunggulan dengan fitur teknologi canggih. Salah satunya, daya watt lampu bisa diatur menyesuaikan arus lalu lintas kendaraan. “Smart disini selain kondisi sampu itu mati atau menyala, ada sistem auto dimming. Itu bisa disetel, keluaran watt lampu. Misalnya jam 14.00 ke atas, tidak terlalu banyak lalu lintas, kami bisa turunkan dari 120 watt menjadi 60 watt. Itu otomatis menurunkan tagihan pembayaran listrik,” terangnya.
Untuk PJU yang kabelnya hilang dicuri, kata Andi, akan dikembalikan jaringan listriknya. Pihaknya pun memohon agar masyarakat dapat membantu untuk menjaga aset PJU Pemkot Cilegon demi kepentingan bersama. “Kami memohon kepada warga juga agar aware, sama sama menjaga aset pemkot untuk kepentingan kita bersama semua. Semoga ini bisa bermanfaat kepada masyarakat. Kami juga bermohon agar bisa sama-sama menjaga aset kita. Kalau ada yang mencurigakan, segera laporkan ke kami agar kami lakukan tindakan,” harapnya. (1-2).








