BBC, Cilegon – Berdasarkan data yang di himpun pada tahun 2017 – 2018. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon mencatat angka kecelakaan di Kota Cilegon. Masih didominasi terkadi pada anak usia Produktif, dari usia 15 hingga 35 tahun. Maka dari itu, Dishub Kota Cilegon, hari ini melakukan kegiatan Penyuluhan Bimbingan keselamatan lalulintas bagi pelajar di Kota Cilegon.

Kasi Keselamatan Lalu Lintas pada Dishub Kota Cilegon Agus Prayitno mengatakan, dilakukanya kegiatan penyuluhan Bimbingan keselamatan lalulintas bagi pelajar di Kota Cilegon tersebut. Untuk menumbuhkan kesadaran berlalulintas terhadap kalangan pelajar di Kota Cilegon.

“Dengan dilakukanya kegiatan penyuluan ini, maka diharapkan para pelajar akan sadar tentang keselamatan dalam berkendara. Dan dapat menjadi plopor keselamatan dalam berkendara untuk semua masyarakat Kota Cilegon,”kata Agus usai kegiatan tersebut, Selasa, (9/4/2019).

Agus mengungkapkan bahwa, sampai saat ini pemahan terhadap rambu-rambu lalulintas dikalangan masyarakat maupun pelajar masih minim.  “Sampai saat ini masih banyak ditemui soal minimnya pengetahuan masyarakt dan pelajar terkait rambu-rambu dalam berlalulintas,”ujarnya.

Bukan hanya itu, lanjut Agus, yang sering terjadinya kecelakaan di Kota Cilegon adalah masih banyak ditemui pengendara motor yang tidak menggunakan helem. Serta masih banyak ditemui pengendara yang melawan arus kendaran. “Masih banyak ko ditemui, pengendara roda dua yang melawan arus kendaraan. Dan tidak menggunakan helem dua pada saat berkendara,”terang Agus.

Agus menyampaikan bahwa, untuk menekan angka kecelakaan pada usia produktif tersebut. Pihaknya telah memasang spanduk penyuluhan di beberapa titik di spanjang jalan Trotoar di Kota Cilegon. “Meski demikian, untuk menekan angka kecelakaan di Kota Cilegon. Kami telah memasang Spanduk himbauan di beberapa titik di jalan Protokol Kota Cilegon. Dan telah bekerjasama dengan pihak kepolisian Polres Cilegon,”pungkasnya  (1-2)

Baca juga :  DP3KP2KB Cilegon Terima Penghargaan Inovasi Sedakep dari Wali Kota