BBC, Cilegon – Guna memastikan daging hewan kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat Cilegon, dalam kondisi Aman, Sehat Utuh dan Halal (ASUH). Dinas Kesehatan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon menerjunkan puluhan Kader Kesmavet untuk memeriksa dan memantau proses pemotongan hewan kurban di Kota Cilegon.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Masyarakat Veteriner pada DKPP Kota Cilegon, Abraham Syah
mengatakan, selain puluhan kader Kesmavet. Agar daging hewan kurban yang dibagikan kepada masyarakat dalam kondisi Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) pihaknya juga menerjunkan dua orang dokter hewan dan dua orang paramedik.

“Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon, menyebar petugas pemantauan dengan rincian, dua orang doker hewan, dua orang paramedik dan enam puluh orang kader yang telah mengikuti pelatihan di DKPP Cilegon,” ujar Abraham di Kota Cilegon, Selasa (20/7/2021).

Abraham menyampaikan, kegiatan pemotongan hewan kurban di Cilegon dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19. Tercatat, ratusan Sapi dan Kerbau serta puluhan Domba telah dipotong oleh panitia kurban yang ada di Cilegon.

“Data sementara dari delapan belas majit, disembelih 137 ekor Sapi, 32 ekor Kerbau, 179 ekor Kambing dan 89 Domba. Pemotongan dilakukan dengan Prokes Covid-19,” ungkap Abraham.

Sementara, anggota DKM Masjid AL-Isro di Perumahan Arga Pura, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Dian Fitranda mengaku bersyukur tahun ini masih diberi kesempatan melaksanakan pemotongan hewan kurban meski di tengah pandemi Covid-19. Dia pun memastikan bahwa prosesi pemotongan hewan di wilayahnya menerapkan protokol kesehatan.

“Bersyukur dimasa Pandemi ini masih bisa melaksanakan pemotongan hewan kurban, dengan aturan protokol kesehatan dan semua hewan kurban telah diperiksa oleh DKPP Kota Cilegon,” ucap Dian. (1-2).