BBC, Serang – Guna meningkatkan minat baca buku di kalangan pelajar dan masyarakatnya, Pemerintah melalui Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Banten menggelar Banten Book Fair 2016 yang bertempat di Halaman Gedung BPAD Banten, Pakupatan, Selasa, 17/5/2016.

Dalam kesempatannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ranta Suharta yang mewakili Gubernur Banten dalam sambutannya mengatakan, bahwa perpustakaan merupakan salah satu dimensi integral dalam sistem pendidikan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dan meningkatkan sumberdaya manusia.

“Salah satu tugas yang harus diemban perpusrakaan adalah meningkatkan minat baca masyarakat yang secara jangka panjang diharapkan dapat mendorong dan mempercepat terwujudnya budaya baca pada masyarakat,” Ujar Sekda saat membacakan sambutan Gubernur.

Kami mengharapkan, lanjut Sekda, Banten Book Fair ini dapat lebih membuka wawasan kita tentang pengembangan literasi masyarakat, menuju visi Banten yaitu mewujudkan Rakyat Banten Sejahtera Berlandaskan Iman dan Taqwa.

Dengan dibukanya Pameran dan bazaar buku  yang berlangsung hingga 23 Mei mendatang ini diharapkan masyarakat dapat ikut ambil bagian dalam membudayakan gemar baca.

Kepala BPAD Banten Andi Fatmawati membenarkan, adanya peningkatan jumlah pengunjung ke perpusatkaan. Karena untuk saat ini tingkat kunjungan ke perpusatakaan setiap harinya bisa mencapai hingga 500 orang.

“Jumlah itu terdiri dari berbagai strata pendidikan seperti siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa hingga masyarakat umum,”jelasnya.

Andi mengtakan, banyak keuntungan yang didapat dari kebiasaan membaca seseorang. Dimana dari hasil penelitian, membaca mampu membuat mental segar, mengurangi stres, dan menambah kosa kata kata.

“Oleh karena itu kami juga menguinginkan adanya budaya gemar membaca sedini mungkin. Upaya ini ditempuh dengan terus  terus menambah fasilitas membaca yang memadai.  Tidak hanya dari anggaran pemerintah daerah, akan tetapi bantuan sarana dan prasarana dari APBN juga didatangkan, seperti bantuan kendaraan perpusatakaan keliling untuk masing-masing kabupaten dan kota di Banten,”tukasnya.

Semenatara dari data yang ada, koleksi buku di BPAD saat ini sudah mencapai 70 ribu jenis buku. Jumlah itu didapat dari hasil swadaya masyarakat maupun pembelian langsung dari penrbit melalui anggaran APBD. (1-1)