
BBC, Serang – Puluhan orang penghobi pertanian mengikui pelatihan Budi Daya anggur terhadap petani milenial yang dihahas oleh Dinas Pertanian Provinsi Banten den menggandeng Pusat Pelatihan Pertanian & Perdesaan Swadaya (P4S) Pioner Anggur Kota Serang di Sekretariat Poktan Pioner Anggur di Kaujon Kota Serang, Rabu 29 April 2026.
Pelatihan budi daya anggur terhadap petani milenial ini untuk meningkatkan minat bertani pada generasi muda khusus anggur. “Apalagi di kawasan perkotaan saat ini lagi marak urban farming di perkotaan. Generasi muda ini diharapkan minta mengeluti pertanian seperti budi daya anggur,” ungkap Plt Kepala Bidang Penyuluhan dan Kelembagaan Dinas Pertanian Provinsi Banten, Erry Yanuar, Rabu 29 April 2026.
Pemilihan budi daya anggur, kata Erry karena kebutuhan buah anggur impor Indonesia nilainya mencapai Rp8 T. Artinya kebutuhan anggur di Indonesia cukup tinggi. “Makanya ibu Titiek Soeharto juga fokus kembangkan pertanian anggur,” katanya
Menurutnya, pihaknya saat ini fokus memberikan pelatihan dan penyuluhan pertanian kepada kelompok-kelompok tani yang tergabung dalam Pusat Pelatihan Pertanian & Perdesaan Swadaya (P4S). Melalui P4S ini dapat membantu Dinas Pertanian dalam mengenalkan pertanian ke masyarakat. “P4S ini membantu Dinas Pertanian dalam penyuluhan dan pemberdayaan, karena SDM di dinas terbatas,” tefas Erry.
Adapun sejauh ini, kata dia terdapat 65 P4S yang ada di Provinsi Banten. Jumlah ini tersebar di 8 Kabupaten/ Kota di Banten. Dari jumlah itu paling banyak P4S tersebar di wilayah Kabupaten Pandeglang dan Lebak.
“Harapannya ke depan P4S ini dapat menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan penyuluhan yang berbayar untuk kemandirian dan tidak bergantung APBN dan APBD,” tegasya.
Ketua DPD Asosiasi Penggiat Anggur Indonesia (ASPAI ) Kota Serang, Sudiro mengapresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Provinsi Banten. Melalui kegiatan ini diharapkan meningkatkan minat masyarakat untuk budi daya anggur. “Semoga semakin banyak warga yang tertarik melakukan budi daya anggur khususnya di Kota Serang,” ucapnya.
Ketua P4S, Poktan Pioner Anggur, Ucu menambahkan, ada puluhan peserta yang ikut dalam pelatihan kali ini. Tidak hanya para pembudi daya anggur, melainkan peserta lain seperti petani hidroponik.
“Ada juga siswa SMK dan anggota pramuka yang menekuni pertanian ikut dalam pelatihan ini,” pungkasnya.





























