BBC, Cilegon – Jenis penyakit HIV Baru yang disebabkan oleh hubungan Lelaki Sama Laki (LSL) di Kota Cilegon mengalami peningkatan. Bahkan peningkatan mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Arriadna saat ditemui disela sela kegiatan sidang Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kota Cilegon di Restoran Bintang Laguna Kota Cilegon mengungkapkan, pihaknya khawatir atas kasus penyakit HIV Baru yang disebabkan oleh hubungan Laki Suka Laki (LSL)

“Untuk kasus HIV baru yang di sebabkan oleh hubungan tidak aman di kelompok sejenis (LSL) tahun ini meningkat menjadi dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya,” kata Arriadna

Dalam kesempatan itu, lanjut Arriadna pihaknya mengakui kelompok LSL tersebut sulit untuk diketahui. Maka hal tersebut merupakan perlu diperhatikan khusus oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dan semua unsur masyarakat karena untuk menghindari persoalan tersebut agar tidak terjadi harus diawali dari sisi pendidikan dan peran keluarga yang sangat penting dalam membangun keluarga yang sehat.

“Untuk membentuk keluarga yang sehat, peran keluarga sangat penting, jangan sampai ketidaktahuan anak- anak menjadi terjerumus terhadap hubungan yang tidak aman. Artinya peran keluarga sangat penting agar terbentuk keluarga yang sehat,” jelasnya.

Arriadna juga menjelaskan, pelaku hubungan Laki Suka Laki dalam ilmu kedokteran dikelompokan dalam golongan orang yang terkena gangguan jiwa. Tapi faktor lingkungan yang sangat menpengaruhi terjadinya hubungan Sejenis tersebut.

“Kalo orang yang melakukan hubungan sejenis dalam ilmu kedokteran termasuk orang yang terkena gangguan jiwa,” ungkapnya.

Namun Lanjut Arriadna, untuk Prosentase kelompok-kelompok berisiko ada juga yang tahun ini tidak terjadi sama sekali dibanding dengan tahun sebelumnya seperti penyakit HIV yang disebabkan oleh pengguna narkoba suntik. Dimana pada tahun sebelumnya sudah pernah terjadi

“Mungkin pengguna narkoba suntik sudah mulai cerdas, maka tidak terjadi di tahun ini,” tukasnya. (1-2)