BBC, Tangerang – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center cepat di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Kabupaten Tangerang resmi Beroperasi. SPKLU PIK 2 diresmikan langsung oleh Gubernur Banten yag diwakili Asisten Daerah 2 Pemprov Banten, Komarudin.
Di SPKLU ini terdapat 6 mesin pengisian daya (charger) listrik cepat. Peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) ini menjadi bentuk layanan PLN terhadap pelanggan.
“Adanya SPKLU ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik untuk mengisi daya dengan aman dan nyaman di lokasi wisata populer,” ungkap GM PLN UID Banten, Muhamad Joharifin.
Joharifin mengatakan SPKLU ini masing-masing mesin menyediakan daya yang cepat, dengan kapasitas 120 kW per mesin.
“Dilengkapi dengan 2 konektor CCS2 pada setiap mesinnya,” kata Joharifin.
Apalagi, kata dia pengguna kendaraan listrik di PIK 2 cukup banyak. Maka dari itu pihaknya tahun ini kembali akan menambah 20 lokasi SPKLU center.
Ini bukti komitmen PLN dalam menjalankan ekosistem kendaraan listrik. “Terlebih saat ini kondisi harga bbm naik luar biasa. Sehinga ini momentum untuk pengembangan mobil listrik,” ucapnya.
Executive Vice President (EVP) Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Ritel PLN Joni
menyampaikan pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia setiap tahunnya terus bertambah signifikan. Tercatat untuk tahun 2026 tercatat ada sebanyak 208 ribu kendaraan.
“Padahal peetumbuhan kendaraaan pada tahun 2024 hanya 71 ribu dan meningkat pada tahun 2025 sebanyak 100 ribu kendaraan,” jelasnya.
Untuk itu Joni menambahkan pihaknya akan terus menambah jumlah SPKLU di seluruh Indonesia. Perbandingan mobil listrik dengan SPKLU yang ada saat ini yakni 1: 48.
“Maka perbandingan ini akan terus kita tekan lagi hingga 1: 20,” imbuhnya.
Kepala DESDM Provinsi Banten, Ari James mengatatakan Pemprov sangat mendukung perkembangan SPKLU di Provinsi Banten. Berdasarkan data jumlah SPKLU di Provinsi Banten ada 272 titik. Dengan jumlah kendaraannya lebih 31.229 kendaraan listrik berbasis baterai atau HBLPP.
“Saya berharap fasilitas SPKLU center di kawasan Pik 2 dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Semoga langkah-langkah kita hari ini menjadi kebijakan kuat untuk inovasi-inovasi energi hijau ke depan,” tandas Ari.

































