BBC, Cilegon – Terkait adanya isu penganiayaan terhadap ulama yang diduga dilakukan oleh orang dengan gangguan jiwa (OGJ) Kapolres Cilegon AKBP Raden Romdhon Natakusuma membenarkan bahwa adanya isu tersebut. Oleh sebab itu Kepolisian Resort Cilegon telah mengeluarkan dua maklumat menyikapi persoalan yang terjadi ahir-ahir ini. Adapun dua maklumat yang dikeluarkan itu diantaranya maklumat pencegahan persekusi dan maklumat penanggulangan isu hoaks.
Kapolres Cilegon AKBP Raden Romdhon Natakusuma saat ditemui usai mengawal pengamanan aksi Demo yang dilakukan di depan PT. Mithsubishi Chmichal Indonesia mengatakan, merebaknya isu hoaks yang berkembang saat ini menjadi keawaspadaan bagi jajaran kepolisian Resort Cilegon. Salah satunya yakni berita soal penyerangan terhadap kaum ulama yang dilakukan oleh orang gila.
“Terkait isu adanya penyerangan terhadap ulama yang dilakukan oleh Orang gila, Polres Cilegon sudah mengeluarkan dua maklumat seperti Pencegahan tindakan Persekusi dan makluman Penanggulangan isu Hoaks,”kata AKBP Raden Romdhon Natakusuma usai mengawal pengamanan tersebut. Selasa, 21/2/2018.
Menurutnya upaya yang dilakukan polres Cilegon untuk mengantisipasi informasi bohong dan isu persekusi saat ini Polres Cilegon akan terus melakukan pendekatkan diri dengan masyarakat. Bahkan Polres Cilgegon juga turun langsung ke masyarakat dengan cara solat isya berjamaah, dimana setelah sholat isya berjamaah tersebut pihaknya akan menyampaikan himbauan-himbauan dalam menyikapi adanya isu Hoak yang sedang beredar.
“Tindakan persekusi merupakan perbuatan yang melawan hukum. maka apabila menemukan berita bohong, diharapakan kepada masyarakat agar tidak langsung menyebarluaskannya,”jelas Romdhon.
“Kalo ada isu yang bersifat Hoak jangan langsung di sebarkan. Kalo bisa segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat,”imbuhnya
Apalagi lanjut Kapolres pihaknya mengakui isu terkait berita bohong yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa wilayah di Provinsi Banten sudah ditemukan seperti di Kabupaten pandeglang, Lebak dan Serang sudah ada orang gila yang dilakukan Perseksusi. Namun untuk di Kota Cilegon  sejauh ini tidak terjadi adanya tindakan perseksusi tersebut.
“Sampai sejauh ini, alhamdulillah di Kota Cilegon sendiri belum ada laporan terkait tindakan persekusi itu. Namun di beberapa daerah lain seperti di Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Serang sudah ada laporanya,”ungkapnya
Maka dari itu  pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Cilegon agar  tidak mudah menyebarkan isu yang belum tentu kebenaranya. Karena Polres Cilegon selalu siap memberikan perlindungan dan keamanan terhadap para ulama dan masyarakat serta diharapakan jangan mudah terprofokasi atau terhasut untuk melakukan perseksusi terhadap orang gila.
“Saya menghimbau kepada masyarakat Kota Cilegon agar tidak mudah terprofokasi atau terhasut adanya isu yang belum tentu kebenaranya, serta Polres Cilegon siap memberikan perlindungan dan keamanan terhadap para ulama dan masyarakat Cilegon,”Pungkasnya.
Baca juga :  PMDN Banten Melesat Rp 5,6 Trilyun di KS