“Sebelum tradisi panjang mulud dimulai, warga dari sejumlah kampung ini sudah berduyun-duyun datang untuk mengantri paket sembako,” kata ketua pelaksana Yudi Hayatullah kepada bukabantennews.com, Selasa 4/12/2018.
Menurutnya, sSebanyak 13 panjang mulud beragam bentuk berisi paket sembako, pakaian, uang , dan peralatan dapur disediakan warga RT 04 RW 06, DKM Mushola Al-Ikhlas, Permata Safira untuk melestarikan tradisi panjang mulud yang diadakan pada moment peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW.
“Paket sembako panjang mulud kemudian disedekahkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Sebelum disedekahkan kepada warga, lanjut Yudi belasan panjang mulud berisi sembako diarak keliling perumahan dengan kendaraan pickup, dan diiringi lantunan sholawat.
“Peringatan panjang mulud tampak guyub, ketika warga Rt 04 Rw 06 yang merupakan jamaah Mushola Al- Ikhlas , Permata Safira dari ibu rumah tangga, hingga anak-anak ikut meramaikan pawai panjang mulud,” jelasnya.
“13 replika panjang mulud setelah di arak keliling perumahan, lalu disimpan teras Mushola Al – Ikhlas. Sembako sumbangsih warga setempat dikumpulkan lalu disedekahkan pada ratusan warga yang membutuhkan,” lanjut Yudi.
Yudin mengatakan, tradisi panjang mulud tahun 2018 ini sudah sepuluh kali diadakan warga Rt 04 Rw 06, jamaah Mushola Al Ikhlas, Permata Safira, Sepang, Taktakan, Kota Serang Banten.
“Panjang mulud sudah menjadi rutinitas tahunan warga setempat dan diadakan untuk melestarikan tradisi pada peringatan maulid nabi Muhamad SAW. Tujuanya untuk meningkatkan ukuwah islamiah, mempererat silaturhami antar warga dan moment untuk bersedekah,” katanya.
Ketua RT 04 RW 06 Pudjo Karahmat menambahkan, kegiatan panjang mulud yang diadakan warga RT 04 RW 06 Permata Safira setidaknya diapresiasi oleh berbagai pihak, karena bantuk peran aktif masyarakat dalam melestarikan tradisi masyarakat Banten khususnya Serang, sejak masa Kesultanan Banten.
“Tradisi panjang mulud ini akan terus diadakan warga RT 04 RW 06 Jamaah Mushola Al-Ikhlas perumahan Permata Safira, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang setiap tahun, dari generasi ke generasi,” imbuhnya. (1-3)






































