BBC, Cilegon – Pertandingan Exsibisi tinju amatir memeriahkan Puncak perayaan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2019 tingkat Kota Cilegon, yang di ikuti oleh sebanyak 12 Atlit tinju amatri dari 7 Kabupaten Kota di Provini Banten.
Kepala BNN Kota Cilegon AKBP Asep Mukhsin Jaelani mengatakan, kegiatan perlombaan Exsibisi tinju amatir tersebut hanya sebatas metode sosialisasi agar masyarakat dan para kalangan anak muda dapat lebih paham tentang bahaya Narkoba bagi kesehatan.
“Ini hanya bagian daripada metode dalam rangka mensosialisasikan bahaya Narkoba kepada masyarakat Kota Cilegon, khususnya kepada para anak muda di Kota Cilegon,”ujar Asep ditemui disela-sela kegiatan puncak acara HANI di alun-alun Kota Cilegon, Selasa, (16/7/2019).
Menurutnya, dengan dilakukanya kegiatan Eksibsi tinju ini dalam perayaan Hani sudah sesuai dengan tema BNN Kota Cilegon adalah Milenial Sehat menuju Indonesia Emas. Dimana sasaranya adalah anak muda yang ada di kota Cilegon khususnya dan di Banten umumnya.
“Kegiatan Exsibisi tinju amatir ini sudah sesuai dengan tema yang ada di BNN yaitu Milenial Sehat menuju Indonesia Emas,”terangnya.
Sementara itu, ditempat yang sama Walikota Cilegon Edi Ariadi menyampaikan, kegiatan HANI yang di meriahkan dengan pertandingan Exsibisi tinju amatir tersebut sudah cukup bagus untuk mengalihkan kegiatan anak muda di Kota Cilegon agar terhindar dari kegiatan pergaulan bebas yang mengakibatkan anak muda di kota Cilegon menjadi pecandu Narkoba dan sejenisnya.
“Kegiatan ini sudah bagus, untuk mengalihkan perhatian anak muda di Kota Cilegon agar dapat mau hidup dengan pola sehat. Dibandingkan dengan hidup bebas yang mengakibatkan menjadi pecandu Narkoba,”jelas Walikota.
Meski demikian, lanjut Edi, pihaknya tidak memungkiri bahwa Kota Cilegon merupakan wilayah perlintasan peredaran obat-obatan terlarang dari Pulau Sumatra menuju pulau Jawa maupun sebaliknya.
“Cilegon memang betul merupakan wilayah perlintasan bagi para pengedar Narkob dari Pulau Sumatra ke Pulau Jawa maupun sebaliknya. Maka dari itu, Pemkot Cilegon akan terus berkordinasi dengan pihak Kepolisian Polres Cilegon dan BNN Kota Cilegon agar terus melakukan sweping dan terus melakukan pencegahan terhadap peredaran Narkoba di Cilegon,”ungkapnya.
Selain itu, Edy menambahkan, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi melalui Dinas terkait lainya ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Cilegon. Agar anak-anak muda yang masih menjadi pelajar di Kota Cilegon dapat terhindar dari peredaran Narkoba tersebut.
“Kita juga terus melakukan kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Cilegon. Agar para pelajar di Cilegon terhindar dari peredaran Narkoba dan tidak menjadi korban bahayanya Narkoba maupun sejenisnya,”pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BNN Provinsi Banten Brigjen Tantan Silistyana, Walikota Cilegon Edi Ariadi, Kepala BNN Kota Cilegon AKBP Asep Mukhsin Jaelani, Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso, Dandim 0623 Cilegon Letkol Armed Rico Ricardo Sirait serta Kepala Kejari Kota Cilegon Andi Mirnawaty. (1-2).






























