BBC, Serang – Komisi II DPRD Peovinsi Banten bersama Dinas Pertanian melakukan kunjungan kerja ke PT Mandiri Banana Indonesia (MBI) di Bogor, Jumat (4/7/2025). Kunjungan kerja ini dalam rangka koordinasi mengenai budidaya pisang barangan jumbo merah serta pengembangan usaha.
Ketua Komisi II DPRD Banten, Iip Makmur mengatakan, kunker komisi II DPRD Banten fokus pada budidaya pisang barangan jumbo merah di Provinsi Banten.
“Potensi ini menjadi sebuah harapan besar untuk kesejahteraan masyarakat Banten apabila di kembangkan di Provinsi Banten,” ucapnya disela kunjungan.
Budidaya pisang barangan jumbo merah, lanjut Iip menghasilkan produksi tinggi dengan kebutuhan mencapai 10 ton per hari untuk konsumsi Jabodetabek. Diasumsikan untuk luas tanah 1 hektar dengan 1300 pisang barangan jumbo merah, bisa menghasilkan dalam kurun waktu 3 tahun mencapai Rp600-700 juta.
“Sementara hanya baru 10 ton per minggu, jadi masih leluasa untuk membudidayakan pisang jumbo merah di Banten. Tinggal ada kemaunnya dari masyarakat,” kata Iip.

Sekretaris Komisi II DPRD Banten, Asep Hidayat menambahkan, potensi pertanian yang luas di Banten harus dimaksimalkan. Salah satunya yakni pisang barangan jumbo merah. Apalagi pisang ini memiliki keunggulan tersendiri dari pisang lainnya.
“Pisang ini ada keunggulan, jadi perlu juga dikembangkan di Provinsi Banten,” katanya.
Oleh sebab itu, Asep meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pertanian untuk bisa hadir memfasilitasi para petani di Banten. Terutama, dari sisi anggaran dan juga dukungan pelatihannya.
“Selain membudidayakan pisang barangan jumbo merah, petani pisang di Banten juga punya ilmu untuk mengembangkan di Provinsi Banten,” ucap Asep.

































