BBC, SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy membuka Musyawarah Provinsi Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Provinsi Banten 2020 di Hotel Ultima Horison Ratu, Kota Serang, Kamis (7/1). Dalam sambutannya, Andika meminta ISSI Banten memanfaatkan momentum “demam” sepeda yang terjadi masyarakat saat ini untuk melakukan penjaringan calon atlit sepeda sport demi mengharumkan nama Banten.
“Sejak pandemi (Covid 19) ini kan demam sepeda di mana-mana, jadi momentumnya pas buat jaring atlit agar berprestasi di kancah Nasional dan Internasional dan dapat mengharumkan nama daerah,” kata Andika.
Menurut Andika, saat ini olahraga sepeda merupakan sebuah fenomena yang mendunia dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Andika ingin pengelolaan olahraga prestasi yang membina dan mengembangkan atlet secara terencana, berjenjang dan berkelanjutan harus terus dilakukan.
“Melalui penyelenggaraan berbagai kompetisi dalam rangka meningkatkan pengalaman bertanding serta prestasi atlet Banten baik di kancah nasional maupun internasional,” imbuhnya.
Lebih jauh Andika berharap ISSI Banten dapat membantu Pemerintah Provinsi Banten dalam menyusun kebijakan, program dan kegiatan-kegiatan pembinaan serta pengembangan atlit sepeda Provinsi Banten. Hal itu, lanjutnya, meliputi upaya pemenuhan kebutuhan dasar atlit melalui pemberian insentif dan motivasi khusus bagi atlit berprestasi hingga bantuan dan kesempatan untuk merencanakan, atau menetapkan karier atlit selama masa pelatihan.
Selain itu, kata Andika, gelaran turnamen ISSI tingkat Provinsi Banten agar dapat diselenggarakan untuk meningkatkan pengalaman bertanding segenap atlit sepeda sport di Provinsi Banten.
Senada dengan Andika, Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari mengatakan, Pandemi Covid-19 di Indonesia seakan menyadarkan banyak orang tentang pentingnya berolahraga untuk menjaga tubuh agar tetap sehat. Hal ini lantaran virus corona diketahui rentan menyerang seseorang yang tidak memiliki imuntias tubuh yang kuat. Guna menerapkan gaya hidup sehat, masyarakat banyak memilih bersepeda sebagai alternatif untuk berolahraga. Sehingga bersepeda pun menjadi tren baru saat ini.
Ada hal yang menarik pada saat pandemi Covid-19 sekarang. Ketika pandemi Covid-19 terjadi, ternyata ada pandemi bersepeda. Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia melainkan juga di dunia. Bagaimana tiba-tiba animo bersepeda menjadi sangat meningkat. Yang paling terasa dampaknya yakni harga sepeda,” ujar pria yang biasa disapa Okto ini.
Menurutnya, hal ini merupakan peluang. Sebab, lanjut dia, ketika komunitas tumbuh maka akan lahir bibit-bibit beprestasi. Juga, sebagai peluang untuk membangkitkan kembali prestasi-prestasi balap sepeda di Banten.
Hadir pada acara tersebut Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo, Kepala Dinas Pemuda & Olahraga Provinsi Banten Deden Apriandhi dan Caretaker Ketua ISSI Banten Dedi Muhdi. (1-1)





































