BBC, Bali – Desa Adat Panglipuran di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, bisa menjadi Desa Adat percontohan di Banten. Salah satu nilai positif yang dapat dicontoh yakni adanya payung hukum yang mengatur keberadaan Desa Adat.
Apalagi Desa Adat Penglipuran memiliki tatanan struktur desa tradisional Bali yang masih melekat. Setiap pengunjung yang datang ke Desa ini akan merasakan suasana lain dengan ketenangan dan kesejukkan sangat terasa.

Desa Panglipuran juga mendapat predikat desa terbersih ketiga di dunia, setelah Desa Mawlynnong di India dan Giethoorn di Belanda.
“Memang penilaian ini terlampir dalam muatan berita. Karena secara tertukis kami tidak menerima penghargaan itu,” ucap Guide lokal, Sabtu 23/9/2023.

Ketua Pokdarwis Desa Adat Penglipuran, I Nengah Moneng mengatakan, pendapatan harga tiket masuk dan parkir Desa Adat Penglipuran, dari wisatawan mencapai 1000 sampai 2000 per hari.
“Apabila dirupiahkan mencapai Rp1,2 Miliar setiap bulannya. Itupun belum termasuk dari wisatawan yang berbelanja atau menginep di home stay Desa Adat Penglipuran,” ujar Nengah.

Salah satu aturan yang diterapkan di Desa Adat ini, kata dia yakni sanksi bagi anggota keluarga yang melakukan Poligami bagi kaum pria dan Poliandri bagi kaum wanita dari keluarga Desa Adat.
“Ada namanya Pekarangan Memadu, yakni tempat hukuman bagi ada penghuni kampung yang Poligami atau Poliandri,” katanya.
“Mereka akan dikucilkan di tempat tersebut hingga akhir hayatnya. Pesan dari sanksi ini aslaah agar para keluarga di Desa Adat Panglipuran dapat menjaga hubungan harmonis antara keluarga,” lanjutnya.

Akademisi Universitas Pelita Harapan Jimmy Muller Hasoloan mengapresiasi fasilitasi BI Banten yang mengajak serta perwakilan perguruan tinggi dalam Trip ke Bali. Apalagi kegiatan ini mengajak banyak media yang tergabung dalam Pokja Ekbispar.
“Kami dari perguruan tinggi mengapresiasi kegiatan ini,” katanya.
“Apalagi dapat berkunjung ke Desa Adat Panglipuran di Bali. Nilai positif yang ada di sini semoga dapat dipalikasikan oleh Desa Adat dj Banten,” ucap Jimmy.

Baca juga :  Kick Off HPN 2026 Bakal Digelar di Alun-alun Barat Kota Serang Akhir Pekan Ini

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Haryo Kartiko Pamungkas mengatakan, Provinsi Banten memiliki potensi wisata yang banyak dan dapat dikembangkan.
“Selain pantai di Banten yang potensinya bagus, tapi banyak juga destinasi wisata lainnya yang tak kalah dengan yang ada di Bali ini,” ujarnya.