BBC, Cilegon – Dilanda hujan deras semalaman dua lokasi di Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon terjadi tanah longsor yang mengakibatkan jalan penghubung kampung buah Dodol dan kembang Kuning di Kecamatan Pulomerak tertutup dan rumah warga di lingkungan Cipala, Kecamatan Pulomerak tertimpa material longsor. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Itu terjadi akibat hujan deras semalaman yang tak kunjung berhenti, sekira pukul 03.00 WIB dini hari. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tanah longsor itu. Hanya saja material longsor sempat menutup akses penghubung antar kampung Kampung Buah Dodol dan Kembang Kuning. Serta menimpa beberapa rumah warga di lingkungan Cipala,” kata Kepala Bidang Penyelamatan dan Evakuasi Korban Bencana pada BPBD Kota Cilegon, Ana Maulana melalui sambungan selulernya, Kamis (9/3/2023).
Terkait bencana tersebut, Ana mengaku telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dibantu Bhabinkamtibmas dan unsur masyarakat untuk mengevakuasi warga yang terdampak longsor dan membersihkan material longsor yang menutupi jalan penghubung dua kampung tersebut.
“Kami telah menerjunkan tim TRC dibantu dengan Bhabinkamtibmas dan masyarakat setempat untuk melakukan evakuasi warga dan membersihkan material longsor yang menimpa rumah warga dan menutupi jalan itu,” ujar Ana.
Oleh karena itu, ana mengimbau kepada seluruh masyarakat Cilegon pada saat turun hujan untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap terjadinya bencana banjir, tanah longsor dan lain sebagainya.
“Warga diimbau tetap waspada dan berhati-hati saat turun hujan. Untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa saat terjadi bencana sepe tanah longsor itu,” katanya. (1-2).
































