Google search engine
Beranda Banten Dinsos Bimbing Guru di Banten Pengembangan Kepahlawanan dan Keperintisan

Dinsos Bimbing Guru di Banten Pengembangan Kepahlawanan dan Keperintisan

0
408

BBC, Serang – Dinas Sosial Provinsi Banten Bidang K3KRS melakukan bimbingan Peningkatan dan Pengembangan Kepahlawanan Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial melalui guru. Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan Nilai-Nilai Kepahlawanan, keperintisan kejuangan, kesetiakawan dan restorasi sosial.

“Dasar tujuan kegiatan memberikan pengetahuan dan meningkatkan peran aktif masyarakat agar dapat meningkatkan dan mengembangkan nilai rasa persaudaraan kepahlawanan dan kejuangan antara sesama, sebagai usaha untuk memberikan motivasi dan edukasi kepada masyarakat dalam usaha peningkatan rasa kepahlawanan, keperintisan, kejuangan, kesetiawanan dan retorasi sosial, dan mewujudkan penghormatan dan penghargaan kepada jasa-jasa pahlawan,”ujar Kepala seksi  Pelestarian Nilai-Nilai Kepahlawanan, Keperintisan Kejuangan, Kesetiakawan dan Restorasi Sosial (K3KRS), Dinas Sosial Provinsi Banten,  Fajar saat ditemui dihotel Ratu Bidakara, Jum’at, 5/5/2017.
Sedangkan Ketua Komisi V DPRD Provinsin Banten Fitron Nur Ikhsan menambahkan, bahwa sejarah mencatat perjuangan untuk mendirikan negara kesatuan Republik Indonesia yang saat ini menjadi bangsa yang berdaulatan adalah bukan hadiah atau pemberian dari pihak manapun tetapi melalui proses yang sangat panjang, heroik dan disertai dengan pengorban yang luar biasa dari para pejuang dan para pahlawan pendahulu.

“Semua bisa terwujud atas kerja keras para pahlawan Indonesia menghadapi penjajahan bahkan berani mempertaruhkan harta dan nyawa, pahlawan perintis dan pejuang kemerdekaan yang berjasa bagi bangsa dan negara wajib mendapatkan penghormatan dan penghargaan, sikap pahlawan dan kejuangan ini didasari oleh sifat berani membela kebenaran, jujur, pantang menyerah, teguh pendirian, percaya pada kemampuan sendiri, ikhlas berkorban dalam melaksanakan perjuangan membela tanah air dan menegakkan kemerdekaan Republik Indonesia,” tegasnya. (1-1)

Google search engine