BBC, Cilegon – Dihantam cuaca buruk, Kapal Motor Penumpang (KMP) ALP Elisa kandas di Pulau Merak besar. Tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Dan setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, saat ini kapal dapat kembali beroperasi seperti biasanya.
Berdasarkan informasi, kapal kandas sekitar pukul 20.20 WIB. Pada saat dalam perjalanan menuju Pelabuhan Merak, Banten dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Ketua DPC Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Gapasdap Merak, Togar Napitupulu mengatakan, sebelum beroperasi kapal telah dilakukan pemeriksaan seperti biasanya dan dalam kondisi layak jalan. Namun lanjut Togar, karena cuaca buruk terjadi di Perairan Selatan Sunda membuat kapal kandas.
“Hanya saja saat itu di Perairan Selatan Sunda hingga Perairan Merak dalam kondisi tidak bersahabat, sehingga mengakibatkan kapal kandas terbawa terseret ombak,” ujar Togar saat dikonfirmasi, Senin (14/12/2020).
“Kecepatan angin saat kejadian itu 42 knot. Kapal kemudian terbawa arus dan kandas di dekat Pulau Merak Besar. Arus dibawah laut saya itu kuat,” imbuhnya.
Meski demikian, lanjut Togar, setelah dilakukan evakuasi. Kapal dapat kembali beroperasi dan tidak ada masalah pada mesin kapal.
“Mesin nggak ada masalah,. Habis kandas, kapal bisa jalan lagi,” tuturnya.
Sementara, Kepala Cabang PT Aman Lintas Samudra di Merak, Adam Hendriyono mengatakan, selama kapal mengalami kandas. Pihak kapal melayani penumpang agar tidak panik.
“Kurang lebih mengapung 3,5 jam, memang saat itu sambil menunggu ditarik kapal tugboat. Kita langsung memberi penumpang makanan dan minuman, supaya penumpang tetap tenang,” terangnya.
Ia mengungkapkan, kapal setelah berhasil ditarik tugboat langsung sandar di Dermaga 4 Pelabuhan Merak dan bongkar engker.
“Posisi kapal saat ini engker dan sedang diperiksa,” paparnya.
Sementara, Kasie Penyelamatan Berlayar pada kantor kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten Ganefo menjelaskan, dugaan sementara penyebab kapal kandas yakni Lantaran
lampu bouy merah yang ada di Pelabuhan tidak berfungsi dengan baik.
“Penyebab kandas dugaan sementara karena buoy merah padam,” pungkasnya. (1-2).

































