BBC, Cilegon – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon nomor urut 01, Robinsar dan Fajar Hadi Prabowo berdasarkan hasil perhitungan cepat atau quick count dari lembaga survei Indikator Politik menang telak.
Diketahui, dalam quick count yang dilakukan oleh Indikator Politik paslon Robinsar-Fajar tercatat memperoleh suara sebanyak 51,36 persen. Kemudian disusul Helldy-Alawi 27,40 persen dan Isro-Uyun 21,23 persen.
Ditemui usai melaksanakan deklarasi kemenangan, Ketua bidang pendidikan dan kesehatan DPP Partai Golkar Tb Iman Ariyadi menyampaikan, paslon Robinsar-Fajar Hadi Prabowo ini keduanya merupakan pengusaha muda yang berprestasi.
“Iya saya kira kan begini, dua kandidat lainya ini kan punya pengalaman di luar. Pak Robin (Robinsar ) adalah pengusaha walaupun usianya muda. Lalu yang kedua mas Fajar (Fajar Hadi Prabowo) sama juga pengusaha dan punya latar belakang Pendidikan perguruan tinggi, ” ujar Tb Iman.
Dikatakan Tb Iman, membangun Cilegon itu tidak bisa hanya dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota saja. Melainkan harus melibatkan pihak terkait lainya di Kota Cilegon. “Tetapi kalau Wali Kota dan Wakilnya mampu mengkolaborasikan semua kekuatan, saya kira Cilegon akan semakin cepat akselerasi pembangunan,” ucap Tb Iman.
Terpisah, Ketua Tim Pemenangan Robinsar-Fajar, Rapih Herdiansyah menyampaikan, hasil quick count Robinsar-Fajar unggul dibandingkan dua paslon lainnya yang petahana.
“Berdasarkan hasil quick count Robinsar-Fajar unggul dibandingkan dua paslon lainnya yang petahana. Kemenangan ini tentunya merupakan hasil dari kerja keras Robinsar-Fajar dan seluruh tim. Di mana model kampanye yang kami lakukan berbeda dibandingkan lainnya,” ucap Rapih.
Rapih menyebut, karena Robinsar-Fajar merupakan generasi muda yang memiliki ide serta gagasan untuk membangun Kota Cilegon, sehingga keduanya dapat menyesuaikan dan beradaptasi dengan cepat. Bahkan Robinsar-Fajar juga telah menyelesaikan sekitar 500 titik kunjungan selama masa kampanye untuk bertemu masyarakat.
“Dapat dilihat juga dari berbagai model kampanyenya yang membuat ruang diskusi bagi anak muda dan mahasiswa. Kemudian juga program menghijaukan Kota Cilegon yang digelar setiap minggu. Ini pun akhirnya menjadi contoh juga oleh paslon lain,” katanya. (1-2).





































