BBC, Cilegon – Bupati Mempawah Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kota Cilegon. Kedatanganya ke Cilegon Bupati mengaku ingin belajar program Smart City berbasis lingkungan dan belajar bagaimana caranya menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang inovatif.

Pantauan BBC, Bupati Mempawah Erlina datang bersama wakil Bupati Muhammad Pagi beserta rombongan diterima langsung oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian beserta jajaran di rumah Dinas Wali Kota Cilegon dan disambut dengan atraksi debus dari Padepokan Manggala Kota Cilegon.

Bupati Mempawah Erlina mengaku, tujuan dirinya ke Kota Cilegon, ingin belajar caranya menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang inovatif sehingga mampu mendapatkan 19 penghargaan langsung dari Kementerian Republik Indonesia.

“Maksud dan tujuannya datang ke Cilegon, untuk belajar menciptakan SDM yang inovatif dan belajar melakukan program Smart City yang berbasis Lingkungan,” ucap Erlina dalam sambutannya, Rabu (24/12/2022).

Selain itu lanjut Erlina, kedatangan dirinya ke Kota Cilegon juga ingin belajar tentang implementasi Smart City sehingga mendapatkan penghargaan atas gerakan menuju Smart City berbasis lingkungan dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Serta masih ada beberapa hal yang lainnya yang ingin dipelajari dari Pemerintah Kota Cilegon.

“Tadi kita mendengar secara langsung bagaimana bapak Wali Kota Cilegon baru menjabat setahun lebih sebagai Wali Kota yang telah mendapatkan 19 penghargaan langsung dari Kementerian Republik Indonesia,” ujarnya.

Erlina berharap, sepulangnya dirinya dan rombongan dari Kota Cilegon mendapatkan ilmu yang bisa diimplementasikan untuk pembangunan Mempawah.

“Itu yang perlu kita pelajari, mudah-mudah sepulang dari sini (Cilegon) Bupati Mempawah juga mendapatkan lebih dari 9 penghargaan dan tidak ketinggalan,” harapnya.

Sementara, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyatakan, baru satu tahun memimpin Kota Cilegon dirinya mampu menurunkan angka pengangguran di Cilegon sekitar 5.065 orang atau turun sekitar 12.69 persen menjadi 10.13 persen. Padahal pada tahun 2021 kemarin angka pengangguran di Kota Cilegon masuk peringkat kedua terendah dari delapan Kabupaten dan Kota di Banten.

Baca juga :  JLS Minim Penerangan, Dishub Cilegon Tambah PJU Sepanjang 3 Kilometer

Selain itu berdasarkan data pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cilegon Helldy menyampaikan, angka pengangguran di Cilegon pada tahun 2017 atau lima tahun terakhir masuk peringkat ke-7, tahun 2018 peringkat ke-6, 2019 peringkat ke-7, 2020 peringkat ke-7 2021 peringkat ke-7 dan tahun 2022 ini angka pengangguran di Kota Cilegon masuk Peringkat ke-4 dari 8 kabupaten Kota di Banten.

“Kami berjuang bersama UMKM dan bekerja sama dengan Industri. Setahun saya memimpin turun angka pengangguran di Cilegon,” ungkapnya. (1-2).