BBC, Cilegon – Terdapat pergerakan sebesar 4 mili meter pertahun karena lempeng Autralia menunjam lempeng Asia, yang berada di perairan Selat Sunda khususnya di Pulau Jawa yang dianggap akan berpotensi terjadinya gempa dengan 8,7 Skala Richter pada kedalaman 10 Kilo Meter yang akan mengakibatkan bencana sunami setinggi 4-5 meter.
Direktur Utama (Dirut) Pelatihan Ardex Ke-18 tingkat ASEAN Agus Wibowo mengatakan, Informasi adanya potensi akan terjadinya gempa tersebut berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli yang berada di Badan Meterologo Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat.
“Jadi di BMKG itu ada yang namanya daerah-daerah yang jarang terjadi gempa, salah satunya terjadi di perairan Selat Sunda khususnya yang berada di Pulau Jawa. Yang mengakibatkan Lempengan bumi Autralia menunjam ke lempengan bumi Asia, dimana pertahunya terjadi pergerakan sebesar 4 mili meter saat terjadi gempa bumi,”jelas Agus kepada wartawan saat ditemui disela kegiatan pelatihan Ardex yang dilakukan dilapangan PT. Krakatau Stell (PT.KS) Kota Cilegon, kamis, (8/11/2108).
Maka dari itu, dirinya menghimbau Kepada masyarakat agar dapat memahami dan mengenali bahaya bencana alam. Baik bencana Gempa Bumi, Sunami dan bencana Industri. Bahkan masyarakat juga diminta agar dapat mengetahui lokasi evakuasi yang aman apabila terjadi bencana alam.
“Kepada seluruh masyarakat dan juga pihak pemerintah agar dapat melakukan kesiap siagaan dalam menghadapi bencana, seperti memperkokoh tempat tinggal, merapihkan berkas berkas penting dengan cara membungkus dan tidak menggantungkan barang-barang yang mengakibatkan bahaya pada saat terjadi bencana gempa bumi,”tukasnya. (1-2)

































