BBC, Cilegon – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2018 yang dipusatkan di Desa Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, resmi ditutup Selasa (13/11/2018).
Penutupan dilaksanakan oleh Dandim 0623 Cilegon yang baru Letkol Armed Rico Ricardo Sirait. Upacara penutupan TMMD ditandai dengan penyerahan alat peralatan kerja, penandatanganan berita acara penyerahan hasil-hasil TMMD dari Dandim 0623 Cilegon kepada Plt Walikota Cilegon serta peresmian hasil kegiatan TMMD.
Menurut Dandim, berbagai kegaiatan TMMD antara lain kegiatan fisik yang masuk dalam sasaran pokok berupa pekerjaan buka jalan baru dengan panjang 2,5 kilometer dengan lebar tiga meter, jembatan, jambanisasi, Poskamling, musala dan RTLH.
“Kegiatan TMMD merupakan bottom up planning yang dilaksanakan secara lintas sektoral,” kata Rico kepada awak media, Selasa (13/11).
Kegiatan ini melibatkan TNI, Polri, kementerian, lembaga pemerintah non kementerian dan pemerintah daerah serta segenap lapisan masyarakat. Menurut dia, kegiatan ini terbukti mampu mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, termasuk terkait persoalan akses jalan.
“Diharapkan akan membuka isolasi antar desa atau daerah terpencil dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat setempat, dan sasaran non fisik berupa penyuluhan dan bimbingan akan mampu meningkatkan wawasan kebangsaan dan meningkatakan patriotisme terhadap Bangsa dan negara,” ujarnya.
Berbagai proyek yang dibangun bersama masyarakat, diharapkan dapat bermanfaat bagi warga masyarakat dan mampu mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan di daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Indonesia.
“Ini hanya awal kita dalam membantu masyarakat dengan membuka akses jalan, membangun jembatan, jambanisasi, rutilahu dan yang lainnya. Jangan berhenti sampai disini, saya berharap ini wujud nyata dari TNI, Pemkot dan semua yang terlibat disini untuk mensejahterakan masyarakat,” terangnya.
Sementara itu, Plt Kecamatan Pulomerak Juhadi M Syukur mengatakan, pelaksanakan pembanguan jalan sepanjang 2,5 kilometer di Desa Lebak Gede yang mengubungkan dua kampung, yang sebelumnya jalan setapak sudah dilebarkan dengan lebar 3 meter.
“Dengan adanya program TMMD ini, akses jalan tembus yang sangat didambakan warga Lebak Gede untuk membantu perekonomian warga sekitar,” ujarnya, (1-2)







