BBC, Lebak – Pelaksanaan kegiatan Sawarna Best Festival bertujuan untuk menyatukan seluruh stakeholder seperti dari masyarakat hingga pemerintahan yang ada di Kabupaten Lebak.
“Berbaagai rangkaian acara sudah disiapkan oleh panitia acara Sawarna Best Festival, seperti lomba tradisonal, lomba pertenakan, pemilihan duta wisata Sawarna, senam sehat, hingga di puncak acaranya nanti yaitu, pertunjukan Wayang Golek,” kata Kepala Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, Suyanto ketika ditemui disela-sela rangkaian kegiatan Sawarna Best Festival yang diselenggarakan di Kampung Swarna, Desa Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, Minggu 15/10/2017.
Kegiatan Sawarna Best Festival dibuka langsung oleh Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya kemarin dengan didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati dan beberapa Kepala Dinas terkait yang berada di pemerintahan Kabupaten Lebak, acara yang berlangsung dari tanggal 14 – 18 Oktober 2017 tersebut Selain untuk mempersatukan suluruh Elemen yang ada, acara tersebut bertujuan juga, untuk memperkenalkan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lebak khususnya tempat wisata yang berada di jecamatan Bayah.
“Melihat antusias masyarakat dan para pengunjung pantai Sawarna yang sangat tinggi, untuk mendukung berjalanya acara Sawarna Best Pestival ini. Sehingga membuat saya termotivasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk para pengunjung pariwisata khususnya di tempat wisata yang ada di Kecamatan Bayah,” ujar Yanto.
Menurutnya upaya yang sudah dilakukan oleh pemkab Lebak terkait dengan tempat wisata, beberapa diantaranya seperti membangun Gerbang Sawarna, pandan pantai sainteknya Tanjung layar, life Guard, pos kesehatan, plasapah toilet dan sarana penerangan kios-kios, termasuk juga bangun Plaza komunitas pisang, di Lebak Tipar di jalan yang menuju pantai Sawarna.
“Untuk di Pantai Sawarna sendiri saat ini sedang di bangun Alun-alun Pantai Sawarna, Gedung media center atau pusat kegiatan dan informasi, fasilitas kesehatan, ruang terbuka hijau,” ungkap Suyanto.
Oleh sebab itu Camat Bayah ini mengajak kepada semua pihak harus memiliki rasa tanggung jawab, khususnya kepada tuan rumah, sebagai tuan rumah harus dapat menerima pengunjung pantai Sawarna dengan baik, agar pengunjung mau datang kembali ke pantai Sawarna. Di harapkan juga untuk para pengunjung harus menjadi pengunjung yang baik, dengan cara dapat membuang sampah pada tempatnya. Namun yang sering terjadi banyaknya pengunjung yang sering buang sampah bukan pada tempatnya mengakibatkan banyaknya sampah yang menumpuk, pada akhirnya sampah yang menumpuk menjadi tanggung jawab masyarakat yang berada di sepanjang pantai Sawarna,” jelasnya. (1-2)































