BBC, Serang – Bara Foundation mengadakan kegiatan Pangggung Pemuda Indonesia dengan menggelar lomba paduan suara dan tari kreasi tingkat SMA di Kota Serang. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang. Adapun ada sebanyak 116 peserta Padus dan 86 tari kreasi yang mengikuti perlombaan ini.
“Panggung Pemuda Indonesia ini kegiatan pertama dilaksanakan dalam perlombaan. Sebelumnya kami menggelar e sport dan kegiatan digital. Dalam situasi endemi ini, kami ingin membuat kegiatan langsung ke masyarakat. Ini dalam rangkaiaan HUT RI ke 78 tahun 2023. Karena peserta banyak kegiatan saat momentum 17 Agustus,” kata Founder Bara Foundation Bara Prima, Selasa 22/8/2023.

Secara teknis, lanjut Bara untuk dua mata lomba yang dipertandingkan untuk kategori Padus ini membagi dua lomba yakni lagu wajib dan pilihan. Sedangkan untuk penilaian sendiri misalnya teknik vokal, teknik aransemen dan penampilan.
“Adapun untuk jenis lomba tari kreasi yang dinilai yakni keindahan dalam gerakan, kostum kesesuaian musik, kesesuaian ekspresi, kekompakan tim dan stabilnya penampilan,” katanya.

“Sementara untuk juri ada tiga yang dihadirkan dan tentunya orang-orang yang kompeten di bidangnya masing-masing,” ujar Bara.

Bara mengatakan para peserta yang bertanding pada dua mata lomba hari ini akan memperebutkan uang pembinaan total Rp10 juta.
“Untuk juara pertama akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp2.5 juta, juara kedua Rp1.5 juta dan juara ketiga Rp1 juta . Ada juga hadiah tambahan untuk peserta sebagai best aransemen, best kostum dan konduktor,” katanya.

“Ada juga Idol dadakan vokal solo untuk semua peserta. Jadi ini sebenarnya utnum surprise, tapi tak apa dibocorkan lebih awal,” ujarnya.

Mealui kegiatan ini, tambah Bara diharapkan mampu mewadahi para generasi muda yang memiliki skil dan kemampuan dibidang tarik suara khusunya paduan suara dan tari kreasi.
“Karena awalnya Bara Foundation ini dibentuk adalah untuk memfasilitasi para generasi muda untuk berkreasi. Karena kegiatan seperti ini sangat sedikit dilaksanakan oleh pemerintah, paling hanya FLS2N saja,” ucap Bara.

Baca juga :  Dalam TMMD 103, Prajurit Semangati Diri