Google search engine
Beranda Cilegon Warga Cilegon Serahkan Buaya Peliharaanya Kepada Petugas BKSDA Serang Banten

Warga Cilegon Serahkan Buaya Peliharaanya Kepada Petugas BKSDA Serang Banten

0
279
BBC, Cilegon – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat Wilayah Satu Serang -Banten mengamankan seekor buaya di Lingkungan Kelurahan Lebak Denok, Kecamamatan Citangkil Kota Cilegon-Banten. Penangkapan buaya ini didasarkan atas dasar laporan dari warga sebelumnya.
Kepala Seksi BKSDA Jawa Barat Wilayah Satu Serang Banten Andre Girson mengatakan, Diamankannya seekor Buaya Muara tersebut atas dasar laporan dari warga. Dimana setelah dilakukan upaya pendekatan, akhirnya pemilik buaya bersedia menyerahkan Buaya tersebut secara sukarela kepada pemerintah melalui BKSDA Jawa Barat Kelas 1 Serang.
“Ini laporan dari warga tentang buaya yang di pelihara oleh warga di Kelurahan Lebak Denok Kota Cilegon, setelah kita lakukan sosialisasi dengan pemilik Buaya. Akhirnya pemilik buaya itu mau menyerahkanya kepada pemerintah,”ujar Andre ditemui usai mengevakuasi buaya tersebut, Rabu, (22/5/2019).
Menurutnya, Buaya muara merupakan salah satu hewan yang dilindungi, sehingga Buaya tidak boleh di pelihara oleh warga lantaran dapat membahayakan bagi manusia. “Buaya ini termasuk salah satu hewan di Indonesia yang di lindungi, jadi ga boleh di pelihara harus di bebas liarkan,”ucap Andre.
Andre menjelaskan, untuk sementara waktu buaya tersebut akan diitipkan kepada PT. Muruy yang berada di Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang. Apalagi Buaya jenis tersebut sangat buas dan sangat membahayakan bagi warga. “Setelah ini, kita akan titipkan Buaya ini ke PT. Muruy yang ada di Menea Kabupaten Pandeglang,”terangnya.
Maka dari itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat di Kota Cilegon dan umumnya kepada masyarakat yang ada di Banten untuk tidak memelihara Buaya jenis tersebut dan menyerahkannya kepada pemerintah.
“Maka saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Cilegon kususnya, dan Banten umumnya untuk tidak memelihara Buaya. Dan mau menyerahkan buaya itu ke Pemerintah,”pungkasnya.
Sementara itu, pemilik buaya Subekhi mengaku, buaya tersebut hasil pemberian dari temanya yang tinggal di Kota Tangerang.  Hampir dua tahun ini dirinya memelihara buaya tersebut yang diterima sejak september tahun 2017 yang lalu.
“Buaya ini dapet dari temen pak yang tinggal di Tangerang, ini sudah hampir dua tahun pak di peliharanya sejak september tahun 2017 yang lalu,”jelasnya.
Adapun buaya peliharanya tersebut diberi makan dengan ikan lele sebanyak 3 Ekor ikan lele dalam setiap minggunya.
“Saya kasih makan buaya ini dengan ikan Lele pak, seminggu tiga kali saya kasih makan ikan Lele,”tukasnya. (1-2).
Google search engine