BBC, Cilegon – Menjelang angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Puluhan kapal yang beroperasi di Pelabuhan Merak Banten-Bakauheni Lampung dilakukan Ramp Check oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten. Ramp Check dilakukan, guna memberikan rasa aman dan jaman terhadap pengguna jasa penyeberangan pada saat libur Nataru mendatang. Namun demikian, lantaran sebagian kapal ada yang sedang dilakukan Docking. Maka, Ramp Check dilakukan diduga tempat berbeda yakni di pelabuhan Merak Banten dan Pelabuhan Bakauheni Lampung. 

Kepala BPTD Banten, Handjar Dwi Antoro menyampaikan, pihaknya melakukan pemeriksaan kelayakan terhadap 64 kapal dan juga melakukan pemeriksaan terhadap sarana prasarana yang ada di Pelabuhan Merak.

“Dilakukannya (ramp check) di dua tempat di pelabuhan Merak dan di Bakauheni. Karena ada kapal yang sedang Docking,” ujar Handjar.

Selain melakukan uji kelaikan kapal, lanjut Handjar, pihaknya juga menyiapkan skema pengoperasikan kapal-kapal besar. Hal itu dilakukan, guna mengantisipasi  apabila terjadinya kepadatan penumpang pada saat Nataru mendatang. 

Menurutnya, kegiatan itu perlu dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman terhadap penumpang saat angkutan libur Nataru berlangsung. Namun demikian, persiapan dan skema tersebut hanya sebatas persiapan awal yang dilakukan di internalnya dalam menghadapi angkutan Nataru. 

“Ini dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada saat angkutan libur Nataru nanti,” ucap Handjar.

Handjar menambahkan, dalam waktu dekat ini BPTD Banten akan melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder guna membahas banyak hal terkait persiapan. Seperti pengecekan tiket, pendirian pos pelayanan terpadu, pengaturan arus lalu lintas baik di jalan arteri, jalan tol hingga masuk pelabuhan. Selain itu, lanjut Handjar untuk membahas mengoperasikan 3 pelabuhan barang yang ada di Banten begitu pun hal penting lainnya mengenai sosialisasi masif pembelian tiket elektronik Ferizy.

Baca juga :  Lurah Gerem Dilaporkan ke Inspektorat dan Bawaslu Cilegon

“Dalam waktu dekat ini kami juga akan lakukan Koordinasi dengan beberapa pihak untuk membahas persiapan yang lebih luas lagi. Seperti persiapan pelabuhan dan sosialisasi pembelian tiket Ferizy,” ungkapnya. 

Sementara, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, saat ini ASDP telah membuka penjualan tiket ferry periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 sejak 60 hari sebelumnya. 

Shelvey menyampaikan, tiket sudah bisa dipesan mulai H-60 atau 60 hari sebelumnya melalui Website www.ferizy.com, Aplikasi Ferizy, dan Sales Channel Ferizy yaitu: Alfamart, Indomaret, AgenBRILink, dan Agen Finpay (Delima Point). 

Maka dari itu, Shelvy menghimbau kepada masyarakat agar melakukan reservasi tiket dari sekarang. Menurutnya, hal itu dilakukan agar tidak 

mengantre, aman, nyaman dan perjalanan lebih terjamin.

“Pengguna jasa khususnya di lintas Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, dapat memesan tiket ferry untuk perjalanan Nataru mulai dari sekarang. Pastikan beli tiket online secara mandiri  hanya di Website Ferizy, Aplikasi Ferizy, atau di mitra resmi ASDP, yaitu: Indomaret, Alfamart, Agen BRILink, dan Agen Finpay (Delima Point). Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan tiket dan memperlancar pelayanan di pelabuhan,” Shelvy melalui keterangan tertulis yang diterima RRI, Minggu (13/11/2022).

Lebih lanjut Shelvy menyampaikan, pada layanan angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 ini periode Posko Terpadu akan dimulai pada 17 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023. ASDP memperkirakan total penumpang yang akan dilayani di 10 lintasan terpantau nasional sebanyak 2,68 juta orang dan jumlah kendaraan sebanyak 126 ribu unit roda dua, 320 ribu unit kendaraan kecil/pribadi, 23 ribu unit bus, dan 219 ribu unit truk.

Dikatakan Shelvy, pengguna jasa, lanjutnya, yang telah membeli tiket untuk mengatur waktu di hari H agar tidak terlambat dan melakukan _check in_ 2 jam sebelumnya. Tiket akan _expired_ jika melewati waktu jadwal masuk pelabuhan. Apabila tiba di pelabuhan belum bertiket, maka kendaraan akan diputar balik keluar pelabuhan. 

Baca juga :  Pelayanan Digital KKPD, Bank Banten membuahkan Keuntungan

“Jangan lupa saat membeli tiket via online, pastikan Pengguna Jasa mengisi daftar penumpang dalam kendaraan secara tepat dan lengkap, termasuk data kendaraannya. Ini penting terkait hak asuransi setiap penumpang dan memperlancar proses perjalanan Pengguna Jasa,” tuturnya. (1-2).